TITIKTEMU.CO - Akun twitter @supermie mengungkapkan, oknum anggota dewan di Palembang diduga memukuli wanita beberapa kali di tubuhya. Pasalnya, perempuan itu menegur oknum anggota dewan tidak antre saat isi BBM.
Penganiayaan terjadi 5 Agustus sekitar pukul 19.00 di SPBU Demang Kelurahan Lorok Pakjo Palembang. Sedang korban pemukulan, di instagramnya @thata0298, menyatakan telah melaporkan penganiayaan itu ke Polrestabes Palembang Polda Sulsel.
Korban menuturkan kronologi penganiyaan di SPBU Demang Lebar Daun itu. Dia menulis, Nopol BG7UB diketahui milik anggota DPR Kota Palembang.
Baca Juga: Kasus Pembunuhan Brigadir J: 97 polisi diperiksa, empat di antaranya berpangkat jenderal
Ditulis korban: Si bapak mau memotong antrian di SPBU. Tapi tidak kami kasih. Ybs langsung menurunkan kaca mobil lalu langsung mencaci maki dgn kata kasar. Lalu memotong antrian di belakang kami dan ngantri di antrian lain.
Setelah mengantri di antrian lain, ybs turun menghampiri mobil saya dimana yg sedang menyetir pd saat itu ibu saya. Beliau lalu berkata kasar lagi. Dengar beliau berkata kasar, saya turun. Saya bertanya maksut ybs apa? Dan knp? Lalu saya berniat untuk
memfoto nopol mobil ybs.
Saya berniat memfoto Dikarenakan nopol nya saya lihat bukan nopol resmi. Ketika saya memfoto, beliau langsung memukul saya bertubi2. Sehingga saya mengalami lebam dan sakit di lengan, di kepala, bibir, dan terasa sakit di jari manis sebelah kiri.
Baca Juga: INFO LOKER : (4) PT Virama Karya BUMN. Butuh banyak sarjana. Batas daftar 31 Agustus 2022
Saya sudah melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib tepat di hari kejadian. Dan ternyata pemilik mobil adalah seorang ANGGOTA DPR KOTA PALEMBANG. Tapi sampai detik ini ybs belum memenuhi panggilan polsek dgn dalil "SEDANG DILUAR KOTA".
Salah seorang netizen di instagram @erlanggadimass merespon: kawal terus dari oknum f gerindra… jgn ada kata damai diatas materai. Memalukan bapak itu sombongnya kaya yg punya dunia.
Semoga aparat bisa mengusut tuntas kasus tersebut tanpa pandang bulu. ***
Artikel Terkait
Nikita Mirzani Diminta Terus Kooperatif Jalani Wajib Lapor di Polres Serang Kota
Astaga, Polres Metro Jakarta Barat Tangkap Manager Bunga Citra Lestari
Bharada E Akhirnya Berani Ungkap Rekayasa Skenario Baku Tembak dengan Brigadir J
Astaga, Total Dana yang Diselewengkan ACT Rp 107,3 Miliar
Astaga, Komnas HAM Pastikan Tidak Temukan Indikasi Penganiayaan terhadap Brigadir J
Komnas HAM Menduga Ada Eksekutor Lain dalam Kasus Penembakan Brigadir J
Ini Penyebab Isu Liar Kedekatan Nikita Mirzani dengan Ferdy Sambo