Kasus Dugaan Pelecehan Massal di KPI, Ini nama-nama yang Disebut Korban dalam Suratnya

photo author
Dwi Soewanto, TitikTemu.co
- Jumat, 3 September 2021 | 22:45 WIB
Ilustrasi perundungan dan pelecehan massal di KPI. (Pixabay)
Ilustrasi perundungan dan pelecehan massal di KPI. (Pixabay)

Sepanjang tahun 2012-2015, mereka berdua membully dan mengatakan," Bapakmu sakit keras karena kamu anak durhaka!"

"Kamu kok belum nikah, gak laku ya".

TKP: KPI Pusat Jalan Gajah Mada, Jakpus, Gedung Bappeten.

Nama Pelaku: Remon Torisno (Divisi Visual Data)

Perbuatan:

Pada tahun 2015,  pelaku berperan memegangi tangan dan kaki kiri saya, lalu bersama sama menelanjangi saya di kantor KPI Pusat. Di lain waktu, Remon juga pernah menendang bangku saya ketika sedang beristirahat sehingga saya merasa terintimidasi dan ketakutan.

Pada 2017, di Resort Prima Cipayung, Bogor, Remon berperan melempar saya ke kolam renang pada pukul 01:30 WIB.

Nama Pelaku: Febri Pratomo (Divisi Visual Data)

Perbuatan:

Pada tahun 2015, pelaku berperan memegang tangan dan kaki kanan saya, lalu secara bersama sama menelanjangi saya.

 -Memukul kepala saya di Tangga lantai 5

 -Mengatai saya di grup percakapan kantor dengan ucapan porno dan kalimat kotor

TKP: KPI Pusat Jl Gajah Mada, Jakpus, Gedung Bappeten.

 Nama Pelaku: Eries Oktavistanus (Divisi Visual Data)

Perbuatan: Pada tahun 2015, setelah saya telanjang dan dalam keadaan dikeroyok tak berdaya, Eries berperan mencorat coret Buah Zakar saya dengan Spidol.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Rekomendasi

Terkini

X