hukrim

Rekayasa terbongkar dari kesaksian nakes: Sambo tidak sedang tes PCR saat terjadi penembakan Brigadir J

Senin, 7 November 2022 | 13:54 WIB
Para saksi dalam persidangan terdakwa Bharada Richard Eliezer, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan saat disumpah (pic/pmjnews.com)



TITIKTEMU.CO - Dua tenaga kesehatan (nakes) yakni Nevi Afrilia dan Ishbah Azka Tilawah dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan terdakwa Bharada Richard Eliezer alias
Bharada E, Ricky Rizal dan Kuat Ma’ruf di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan
untuk memberikan kesaksiannya.

Kedua nakes tersebut merupakan petugas yang melakukan tes PCR terhadap beberapa
orang dalam keluarga Ferdy Sambo.

Nevi kemudian menceritakan momen dirinya melakukan tes swab PCR terhadap Putri
Candrawathi, Bharada E, Susi, dan Brigadir J pada tanggal 8 Juli 2022. Nevi menyebut
saat itu tidak ada Ferdy Sambo.

Baca Juga: 6 Tempat Wisata Baru di Cianjur. Nomor 5, Pengunjung Bisa Mendayung Perahu Serasa di Venesia Italia

“Siapa aja yang saudara swab?” tanya hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan,
Senin (7/11/2022).

“Ada empat orang. Ibu Putri, Susi, bapak Richard Eliezer dan Yosua,” jawab Nevi.
“Siapa duluan?,” tanya hakim.

“Bu Putri, Susi, Yosua, terakhir Richard,” ucap Nevi.

Baca Juga: Ini Sifat Wanita yang Disukai Pria! Nomor 3, Bisa Membuat Pria Jatuh Cinta Pada Pandangan Pertama

“Ada FS ikut?” tanya hakim lagi.
“Tidak,” ujar Nevi.

Hakim kemudian beralih pertanyaan ke nakes kedua, yakni Ishbah Azka Tilawah soal tes PCR terhadap Ferdy Sambo pada tanggal 7 Juli 2022.

“Yang diswab siapa saja?” tanya hakim.
“Saya di tanggal 7 (Juli),” ucap Ishbah.
“Tanggal 7 siapa aja?” tanya hakim.
“Bapak FS sama bapak Daden,” jawab Ishbah.

Baca Juga: Ayah Dan Bunda Wajib Tau, Begini Fase Tumbuh Gigi Pada Bayi

Ishbah menyebutkan bahwa dirinya melakukan tes swab terhadap Ferdy Sambo pada
tanggal 7 Juli 2022 di Mabes Polri dan tidak melakukan tes pada tanggal 8 Juli 2022
di hari penembakan Brigadir J.

Kesaksian dua nakes tersebut mematahkan narasi Ferdy Sambo dalam rekayasa yang
dibuatnya yang sempat disebut sedang melakukan tes PCR saat terjadi penembakan terhadap Brigadir J pada tanggal 8 Juli 2022.

Skenario yang dibuat sebelumnya,  Ferdy Sambo sedang tidak berada di rumah dinas saat sang istri diduga dilecehkan oleh Brigadir J. Namun sedang keluar rumah, tes PCR. Dan Sambo mengetahui kejadian setelah adanya penembakan, setelah ditelepon istrinya. ***

Tags

Terkini