"Anak saya sudah terbunuh secara keji, masih juga selalu difitnah rekayasa mereka. Jadi Bharada E ada di dalam ya, mohon. Karena kita diajarkan saling berkata jujur dan saling mengampuni. Berkata jujurlah, jangan ada yang ditutupi. Jangan ada pembohong,” tuturnya.
Baca Juga: Terungkap di pengadilan: Putri Candrawathi goda Brigadir J, namun tak ditanggapi Yoshua
“Sebagai orang tua, ibu yang betul-betul berduka, berat dengan kepergian anak kami yang sudah dirampas nyawa. Sebenarnya secara manusia, kalian tidak ada hati nurani sedikitpun pada anakku, tidak menyelamatkan anakku,” tambahnya.***