SEBAIKNYA @totalpolitikcom TIDAK MENGUNDANG SAYA DARI AWAL. Anak muda berpendidikan dan berpolitik harusnya ada etikanya. Katanya roasting tapi isinya ujaran kebencian, fitnah dan kebohongan tentang orang lain. Saya BENAR-BENAR kecewa.
Kalian lebih tua dari saya tapi masak mesti saya ajarkan cara berdiskusi tanpa emosi.
Kalau tidak mampu menahan emosi saat kalah berargumen, SEBAIKNYA JANGAN MEMULAI ARGUMENTASI POLITIK. Mental kalau tidak siap jangan berpolitik.
Untuk apa mahasiswa hukum belajar hukum kalau tidak mampu menegakan hukum. Saya sudah berjuang belajar sampai s3 hukum, kalau hanya karena rasa tidak enak atau takut dibilanga antikritik lalu saya tidak menegakkan hukum untuk diri saya sendiri, maka saya tidak pantas dibilang mahasiswa hukum.
Pejabat2 banyak yang malah jadi korupsi karena takut diperas dan digiring opini oleh orang2 tidak bertanggung jawab yang membuat kritikan atau roastingan berdasarkan pesanan yang memberi honor dan atau menghalalkan segala cara untuk menaikan diri sendiri dengan menjatuhkan orang lain. Sudah cukup yang seperti ini.
Setelah Hillary meninggalkan acara diskusi "Dilema Pilpres 2024" tersebut, Mamat Alkatiri kemudian tampil menyuarakan kritiknya kepada anggota dewan. Yang diungkapkannya, anggota dewan dibayar dengan uang pajak untuk mencari solusi. "Kita tak perlu cari solusi, kita tugasnya ngritik," tegasnya.
Pernyataan inilah yang mungkin memicu kemarahan Hillary sebagai anggota dewan. Lantas Hillary menulis dalam IG-nya: Ceritanya lagi roasting. Tapi kok materinya lebih ke ngajak berantem ya? Sepertinya ga menyimak saat saya bicara.
@prodewajakarta @totalpolitikcom kok tukang roasting ga ngomong di depan? Kenapa ngga kasih pertanyaan pas saya masih ada ditempat? Kenapa beraninya di belakang? Fungsi legislasi saya pasti gabisa jawab kata siapa? Pencemaran nama baik.
Roasting kok pake emosi. Don’t raise your voice, improve your argument brother. #Kecewa dengan kegiatan yang seperti ini. Saya hadir menunggu berjam2 agar dapat berdiskusi politik.
Baca Juga: Karena Desakan Netizen, Kakak Rizky Billar Ungkap Hal Ini
Setelah itu, ini yang saya dapat. Apa yang sudah anda buat demi negara? Pernah bertaruh nyawa kah? Pernah bertaruh jabatan kah? Pernah bertaruh keluarga kah? Pernah berhadap2an dengan perusahaan asing kah? Pernah menolak suap kah? SAYA SUDAH PERNAH!
Jangan hanya bisa menyebarkan ujaran kebencian. Jadilah solusi buat bangsa dan negara. Berkumpul menyuarakan sesuatu dengan Khotbah dan ibadah juga bisa.
Kampanye non politik jga bisa.
Masa berkumpul menyuarakan sesuatu sdh p sdh pasti politik. Dengar pengumuman dari balai desa jga bisa. Aneh. Untuk apa mahasiswa hukum belajar hukum kalau tidak mampu menegakkan hukum.
Baca Juga: Buntut aksi tak terpuji, pasangan Baim Wong dan Paula Verhoeven dilaporkan ke polisi