hukrim

Jenazah santri Gontor telah diotopsi di Palembang. Prarekontruksi gelar sekitar 50 adegan di Ponorogo

Jumat, 9 September 2022 | 16:01 WIB
Sejumlah anggota tim forensik meninggalkan lokasi usai melakukan autopsi menyeluruh pada jenazah AM (17), santri Pondok Modern Darussalam Gontor 1 di TPU Sei Selayur Kalidoni Palembang (ANTARA FOTO/Feny Selly/aww)

"Ada dua korban lain jenis kelamin laki-laki dalam peristiwa ini dan mereka sehat bisa melanjutkan pembelajaran. Kami sementara ini fokus terhadap forensik korban AM, selebihnya akan disampaikan oleh Kapolres Ponorogo," katanya.

 Baca Juga: Kepsek ini sukses memimpin 2 SD di Mranggen, Demak. Simak kiatnya dalam mengelola sekolah

Sedang Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahono Wibowo via instagram polres_ponorogo menyatakan, polisi telah menyita sejumlah barang bukti.  Di antaranya satu unit becak yang digunakan untuk mengangkut korban AM, potongan kayu, air minum dan minyak angin.

Kapolres Ponorogo  mengungkapkan, telah dilakukan prarekonstruksi sekitar 50 adegan yang berakhir di IGD rumah sakit.

"Prarekonstruksi itu bisa menggambarkan awal hingga ending kejadian itu," ungkap
Kapolres Ponorogo. Mengenai penyebab kematian AM, akan diungkapkan saksi ahli, bukan porsi Polres Ponorogo untuk menjelaskannya. Polres Ponorogo juga telah menyita barang bukti di TKP penganiayaan santri tersebut.***

 

 

Halaman:

Tags

Terkini