TITIKTEMU.CO - Kepolisian bersama tim dokter siap melakukan autopsi terhadap
jenazah santri kelas 5 atau setara kelas 11 SMA asal Palembang, Albar Mahdi.
Albar Mahdi tewas diduga dianiaya seniornya di Pondok Pesantren (Ponpes) Modern
Gontor Ponorogo, Jawa Timur, hari ini, Kamis (8/9/2022).
"Untuk selanjutnya keluarga setuju akan dilaksanakan autopsi dan akan dilaksanakan
Kamis pukul 09.00 WIB," terang Kapolres Ponorogo AKBP Catur Cahyono Wibowo kepada
wartawan, seperti dilansir pmjnews.com.
Baca Juga: Polres Ponorogo gelar olah TKP penganiayaan santri hingga tewas di Pondok Modern Gontor
Menurutnya, dalam pengusutan kasus santri tewas yang diduga dianiaya seniornya di
Pondok Modern Gontor, Ponorogo, Jawa Timur, ini terus berjalan. Adapun 16 saksi
telah menjalani pemeriksaan penyidik.
"Saksi yang diperiksa sudah 16 dan masih ada saksi yang masih dalam pemeriksaan,"
tuturnya.
Di samping memeriksa saksi terkait peristiwa tersebut, polisi juga telah melakukan
olah tempat kejadian perkara (TKP) di Pondok Modern Gontor dan Rumah Sakit
Asyfin.
Hadir langsung di lokasi TKP Pondok Modern Gontor, Kapolres Ponorogo AKBP Catur
Cahyono Wibowo, berikut jajarannya.
Dalam laman resminya, segenap pengajar dan pengasuh Pondok Modern Gontor ingin
menyampaikan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya atas masukan, saran, bahkan
kritikan dari seluruh lapisan masyarakat berkaitan peristiwa meninggalnya AM dari
Palembang.
"Ini semua akan kami jadikan catatan dan pelajaran berharga buat segenap pengasuh dan
pengajar Pondok Modern Gontor," ungkap siaran pers dari Pondok Modern Gontor.
Baca Juga: Profil Nafa Urbach: Keluarga, Masa Kecil, Asmara dan Karirnya
"Pondok Modern Gontor sama sekali tidak punya niatan untuk menutup-nutupi
kasus dugaan penganiayaan yang berujung wafatnya santri kami ini, apalagi sampai
menghalang-halangi proses hukum pengungkapan kasus ini."
"Sebaliknya, kami justru berharap kasus ini dapat diselesaikan dengan terbuka dan
transparan sesuai aturan hukum yang berlaku.