hukrim

Kopda M Ditemukan Meninggal, Setelah Muntah-muntah. Sang Pelakor Dikecam Netizen

Kamis, 28 Juli 2022 | 15:23 WIB
Kolase foto Kopda M dan para tersangka percobaan pembunuhan Rina Wulandari (pic/twitter catchmeupid)

 

TITIKTEMU.CO - Anggota TNI Kopda Muslimin trending di twitter. Kopda Muslimin diduga menjadi otak pembunuhan berencana istrinya, di Semarang, Jawa Tengah.

Kopda Muslimin  ditemukan meninggal dunia setelah muntah-muntah di kediaman orang tuanya di Kelurahan Trompo RT.02 RW.01 Kecamatan Kota Kendal Kabupaten Kendal.

Baca Juga: Opening Ceremony Asean Para Games 2022 akan Digelar Sabtu, 30 Juli 2022

Seperti dilansir akun twitter catchmeupid, saat ini di lokasi sedang dilakukan olah TKP oleh tim gabungan dari Inafis dan Denpom dari Kodam IV Diponegoro.

Jenazah Kopda Muslimin, saat ini berada Rumah Sakit Bhayangkara Semarang untuk dilakukan autopsi. Kapolda Jawa Tengah, Irjen. Pol. Drs. Ahmad Luthfi, mengonfirmasi kabar kematian Kopda Muslimin, dalang penembakan terhadap istrinya. Kapolda menjelaskan Kopda Muslimin ditemukan meninggal pukul 07.00 WIB.

“Tadi [Kamis] pukul 05.30 WIB saudara M pulang ke rumahnya orang tua, Pak Mustaqim. Saat pulang sempat minta maaf. Oleh orang tua dituturi [diberikan nasihat] untuk menyerahkan dri dan sebagainya,” kata Kapolda saat memberikan keterangan seperti dikutip dari channel YouTube metrotvnews pada Breaking News Jenazah Kopda Muslimin Dievakuasi ke Rumah Sakit.

Baca Juga: Solo Siap Menjadi Tuan Rumah ASEAN Para Games. 14 Cabor Bakal Dipertandingkan

Sejumlah netizen mengecam aksi biadab yang dilakukan anggota Yon Arhanud 15 itu. Seperti yang ditulis sandal swallow ini: Pengecut ga sihh…? dg dia melenyapkan diri gtu, ga kasian apa sama anaknya yang masih kecil . sebagai wanita aku benci bgt sama pelakornya ,dah tau dia punya istri masih mau dipacari , ga punya hati nurani ,bangga gtu dah ngerusak rumah tangga orang ??? Kasian anaknya.

Kelakuan  Kopda M ini memang sungguh biadab dan tidak berperikemanusiaan. Kopral M pernah meminta eksekutor untuk meracun, pura-pura mencuri di rumah korban dan menyantet istrinya, Rina Wulandari. Pura-pura disuruh mencuri, padahal targetnya menghilangkan nyawa Rina Wulandari.

Pengakuan mengejutkan itu disampaikan Sugiono alias Babi, tersangka penembakan  istri anggota TNI di Semarang.  Diungkapkan oleh Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi saat jumpa pers, Senin (25/7/2022), sebulan sebelum penembakan Rina Wulandari, Kopral Muslimin sudah meminta Babi untuk meracun Rina Wulandari.

Baca Juga: Peserta ASEAN Para Games 2022 dari Berbagai Negara Telah Berdatangan di Kota Solo

Begitu bengisnya Kopda Muslimin, Rina Wulandari bahkan mau disantet juga. Sebelum akhirnya ditembak. Kasus penembakan kepada Rina Wulandari itu terjadi di perumahan Banyumanik, Kota Semarang, Jawa Tengah, Senin (18/7/2022).

Atas penembakan itu, Rina Wulandari dalam keadaan terluka, namun masih bisa diselamatkan dan kemudian dirawat di rumah sakit.

"Ini keterangan ya, belum kita crosscheck. Dia (Kopda Muslimin) sudah memerintahkan ekskutor untuk meracun istrinya. yang kedua mencuri, jadi pura-pura mencuri. Yang jelas targetnya istrinya itu mati. kemudian yang ketiga dia menggunakan santet," jelas Ahmad Luthfie.

Baca Juga: LIGA INGGRIS: Manchester City dan Liverpool Pesaing Utama Gelar, Tapi Jangan Abaikan Klub Lain

Halaman:

Tags

Terkini