TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA – Korban ketiga dalam dugaan kasus pemerkosaan di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) terjadi pada 2018.
Dalam unggahan di akun Instagram @dear_umycatcaller, korban dugaan pemerkosaan dengan terduga pelaku MKA alias OCD saat itu masih sebagai mahasiswa baru.
Saat itu, korban masih mahasiswa baru (maba) dan ikut seleksi rekruitmen BEM Fakultas. Akun Instagram @dear_umycatcaller menulis korban diajak MKA (OCD) berkumpul di kontrakannya.
Baca Juga: Makin Ramai! Korban Dugaan Kasus Pemerkosaan di UMY Menjadi Tiga Orang
Korban mau diajak ke kontrakan karena selain mengenal beberapa anggota BEM, dia juga berpikir akan banyak mahasiswa.
Ternyata, dugaan korban salah. Begini kisah lengkap seperti dilansir dari akun Instagram @dear_umycatcallers:
Tahun 2018, korban yang masih maba ikut dalam test rekruitmen BEM Fakultas dan lolos. Kemudian korban diajak MKA (OCD) untuk kumpul di kontrakannya.
Baca Juga: Lagi Ramai! Dugaan Kasus Pemerkosaan di Kampus UMY, Begini Kronologinya
Korban mau diajak ke kontrakan MKA (OCD), karena korban mengenal beberapa anggota BEM dan korban berfikir bahwa akan ada banyak orang disana (kontrakan MKA/OCD).
Saat sampai di kontakan MKA (OCD), ternyata di situ hanya ada MKA (OCD). Lalu MKA (OCD) bilang kalo yang lain belum datang (ngaret).
Setelah ditunggu sekitar 30 menit, belum juga ada yang datang. Karena itu, korban minta pulang saja. Korban sudah merasa resah dan tidak nyaman.
Untuk mengalihkan perhatian korban agar korban tidak minta pulang, jadi MKA (OCD) meminta korban untuk memisahkan file berkas pendaftar BEM sambil bercerita.
Tidak lama kemudian, MKA (OCD) mulai menyinggung masalah intim. Korban mencoba mengalihkan pembicaraan, namun MKA (OCD) tetap melanjutkan.