TITIKTEMU.CO SEMARANG - Oshita, salah satu narapidana Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang resmi memeluk agama Islam lantaran sering melihat rekan satu selnya mengaji.
Oshita resmi memeluk agama Islam setelah mengikuti proses mengucapkan dua kalimat Syahadat yang dipandu oleh Ustadz Ikmal Jaya di Masjid At-Taubah Lapas Semarang.
Dalam kegiatan tersebut disaksikan langsung oleh rohaniawan agama Lapas Semarang, Suntoyo, pegawai staf serta seluruh warga binaan muslim.
Baca Juga: Turis Jerman dan India Tewas saat Terjadi Baku Tembak Antar Pengedar Narkoba di Karibia
Baca Juga: Pemusnahan Barang Bukti Narkoba Wujud Komitmen War on Drugs BNN
"Saya bersaksi tiada Tuhan selain Allah dan saya bersaksi Nabi Muhammad SAW adalah utusan Allah," ucap Oshita saat membacakan kalimat syahadat.
Kepala Lapas Semarang, Supriyanto mengatakan bahwa dirinya merasa terharu. Dirinya juga berharap, mualafnya narapidana tersebut harus benar dari hati dan tidak dijadikan azas manfaat dan bukan suatu modus.
Baca Juga: Lapas Kendal Gandeng Kelompok Tani Manfaatkan Lahan Produktif
"Adanya peristiwa warga binaan yang berikrar untuk memeluk agama Islam, tentunya hal ini adalah kabar yang baik," ujar Supriyanto, Jumat (29/10).
Dikatakannya pembinaan yang diterapkan selama ini di Lapas diakui banyak manfaatnya.,
"Mereka tersentuh hatinya sehingga mereka berpindah keyakinan ke agama Islam. Dengan telah berpindahnya mereka ke agama Islam sebagai umat muslim. Kami prioritaskan ke pondok pesantren lapas," tuturnya.
Baca Juga: Cegah Terulangnya Aksi Lempar Narkoba dari Luar Tembok, Lapas Semarang Tambah Kamera CCTV
Pihaknya berharap, setelah memeluk agama Islam diharapkan dapat mendalami Ilmu agama Islam, baik tentang tata cara salat, maupun tata cara membaca Al Quran serta mendalami Ilmu agama Islam di bidang lainnya
"Semoga Oshita bisa menjadi muslim yang taat, selalu belajar tentang Islam dan tetap istiqomah," pungkasnya.