Paket Berisi Ratusan Pil Koplo Gagal Masuk ke Area Lapas Kedungpane Semarang

photo author
Agus Hermanto, TitikTemu.co
- Selasa, 5 Oktober 2021 | 15:08 WIB
Barang bukti ratusan butir pil koplo yang gagal diselundupkan dengan modus dilempar dari luar tembok Lapas Kedungpane Semarang. (pic. humas lapas semarang)
Barang bukti ratusan butir pil koplo yang gagal diselundupkan dengan modus dilempar dari luar tembok Lapas Kedungpane Semarang. (pic. humas lapas semarang)

 TITIKTEMU.CO SEMARANG - Petugas Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Semarang, Djoko Umbaryanto berhasil menggagalkan upaya penyelundupan narkotika ke dalam Lapas dengan cara melempar bungkusan dari tembok terluar belakang bangunan lapas Semarang, baru-baru ini.

Kejadian berawal ketika Djoko hendak bertugas kontrol keliling secara berkala di area branggang yang merupakan sekat antara tembok terluar.

Djoko menemukan bungkusan lakban mencurigakan yang berwarna coklat.

Diduga itu adalah narkotika yang akan diselundupkan dengan modus melempar dari luar tembok namun upaya tersebut gagal tidak sampai ke dalam blok hunian.

Baca Juga: Lagi, Petugas Gagalkan Upaya Penyelundupan Narkoba dari Luar Tembok Lapas Kedungpane Semarang

Baca Juga: Paket Sabu-Sabu 49 Gram Gagal Dilempar Ke Dalam Lapas Kedungpane Semarang

Kalapas Semarang, Supriyanto menjelaskan bungkusan itu ternyata adalah paket narkotika jenis Alprazolam atau obat penenang yang dikenal dengan pil koplo.

“Bungkusan itu berisi 195 butir pil Alprazolam atau pil koplo dan kami serahkan kepada Polrestabes Semarang untuk pengembangan kasusnya,” ujar Supriyanto.

Untuk mengantisipasi hal serupa terjadi, Supriyanto telah memasang tembok pagar tambahan yang sudah dimulai dari samping utara Lapas yang berdekatan langsung dengan jalan raya.

Baca Juga: Ada Alpasis Band di Balik Tembok Lapas Kedungpane Semarang

"Sehingga jika terjadi lemparan dari luar, barang tersebut tidak akan sampai karena jarak tembok ke dalam blok hunian semakin jauh," jelasnya.

Supriyanto menjelaskan akhir-akhir ini pelemparan narkotika dari tembok Lapas lebih banyak dibandingkan upaya penyelundupan melalui depan yang skriningnya sangat ketat. Setiap makanan ataupun barang bagi warga binaan dari luar akan diperiksa seksama.

Untuk mengantisipasi kejadian tersebut, Lapas Semarang rutin dilakukan razia seminggu sekali.

Namun tidak menutup adanya razia secara insidentil, jika ada informasi terkait peredaran narkoba. ***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Lapas Semarang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X