hukrim

Ledakan Bom Ikan Pasuruan Merupakan Kali Kedua Sejak Teror Bom 2018 Silam

Minggu, 12 September 2021 | 11:28 WIB
Dua orang tewas dan empat rumah hancur karena ledakan bom ikan di Pasuruan, Sabtu (11/9) (foto: tangkapan video FB @penyairsenja)

TITIKTEMU.CO, Pasuruan - Pihak Kepolisian Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, masih mendalami kasus ledakan bom di Desa Gondangwetan, yang menewaskan dua orang warga, Sabtu Pagi (11/9/2021).  

Pasca kejadian, Tim Gegana Polda Jatim pun telah diterjunkan untuk menyisir sisa-sisa ledakan di TKP (Tempat Kejadian Perkara). Dugaan sementara, ledakan tersebut berasal dari bom ikan, atau yang dikenal warga pasuruan dengan nama Bondet.

Dikutip titiktemu.co dari situs antara.com, ledakan bom ikan ini merupakan kali kedua yang terjadi di Pasuruan sejak teror bom pada Awal Juli, Tahun 2018 silam.

Berdasarkan catatan Antara,  Bondet juga pernah meledak dan melukai anak 6 tahun, saat sedang dirakit (pelaku) Ahmad Abdul Robbani, di Desa Pogar, Bangil, Pasuruan (5/7/2018).

Baca Juga: 2 Tewas dan 4 Rumah Hancur Akibat Ledakan Bom Ikan di Pasuruan

Dilaporkan, pelaku merupakan mantan napi teroris kasus bom sepeda di Pos Polisi Kalimalang, dan telah menjalani hukuman penjara selama lima tahun di LP Cipinang pada tahun 2010-2015.

Sementara itu, Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono, mengatakan, pasca ledakan di  Gondangwetan Sabtu (11/9/2021), petugas Gegana langsung melakukan penyisiran TKP guna mengetahui apakah masih ada sisa bahan yang bisa meledak atau tidak.

"Kami juga memasang garis polisi di lokasi supaya masyarakat tidak mendekati lokasi tempat kejadian perkara," katanya.

Baca Juga: Pabrik Kayu di Mojosongo Ludes Terbakar, Sempat Terdengar Ledakan

Ia mengatakan, pihaknya juga telah memeriksa sejumlah orang saksi, termasuk keluarga korban yang meninggal dunia akibat ledakan tersebut.

"Dugaan awal, ledakan itu dipicu oleh bom ikan atau bondet," tegasnya.

Sebelumnya dilaporkan, dua orang tewas dan dua luka-luka akibat ledakkan di Desa Pekangkungan Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur. Insiden ini juga mengakibatkan 2 rumah hancur rata denga tanah, dan dua rumah lainnya ambruk. Ledakan bom juga mengakibatkan beberapa rumah dekat lokasi mengalami rusak berat dan ringan. ***

 

 

Tags

Terkini