TITIKTEMU.CO
SOLO - Kebakaran hebat melanda sebuah pabrik kayu di Jl Sumpah Pemuda, Mojosongo, Jebres, Solo, Jawa Tengah, Kamis, (09/09/2021) sore. Belum diketahui secara pasti penyebab kebakaran. Warga sekitar sempat mendengar suara ledakan sebelum api membesar.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Sejumlah mobil Damkar diterjunkan ke lokasi kejadian untuk mengendalikan kebakaran.
Baca Juga: Lapas Kelas 1 Tangerang Kebakaran, 41 Napi Tewas
Kobaran api sulit dikendalikan karena gudang penuh dengan tumpukan kayu kering, dan serbuk kayu sisa penggergajian yang mudah terbakar. Ditambah angin berhembus cukup kencang. Petugas pemadam kebakaran hingga malambelum berhasil memadamkan api.
Susana pabrik yang gelap menyulitkan petugas mengendalikan kobaran api. Apalagi jalan menuju gudnag yang terbakar sempit.
Menurut seorang karyawan gudang, Wagiman, api pertama kali muncul dari sekitar trafo listrik di belakang gudang. Awaknya berupa percikan, namun kemudian terdengar ledakan sampai beberapa kali.
Baca Juga: 41 Narapidana Tewas dalam Kebakaran Lapas Kelas 1 Tangerang Karena Terkunci di Dalam Sel
Dalam waktu singkat, api langsung membakar bagian belakang pabrik dan melalap gudang beserta isinya, termasuk tumpukan kayu dan sepeda motor milik karyawan.
“Saya berusaha memadamkan dengan selang, tapi tidak berhasil. Semuanya ludes, kayu, m,esin penglah, dan speda motor,”ujar Wagiman.
Seorang warga sekitar, Agus Widagdo (35) mengungkapkan pertama kali api muncul dari belakang pabrik. Dalam waktu singkat, api terus menjalar hingga merembet ke bagian pabrik lainnya.
"Setahu saya pabrik kayu itu sudah beberapa kali kebakaran. Saya kira tadi pabrik sedang mengolah kayu karena biasanya begitu. Asapnya terlihat di belakang, dekat cerobong. Tapi kemudian sempat ada ledakan tiga sampai empat kali,” ujarnya.
Agus mengatakan pabrik sudah sepi, karena semua karyawan sudah pulang. Dia dan sejumlah warga sempat membantu memadamkan api, tapi kobaran api semakin membar hingga akhirnya warga menyerah.
Setidaknya empat mobil pemadam berusaha menjnakkan api. Kerumunan warga di sekitar lokasi agak menyulitkan mobil pemadam keluar masuk lokasi.***