hukrim

2 Tewas dan 4 Rumah Hancur Akibat Ledakan Bom Ikan di Pasuruan

Sabtu, 11 September 2021 | 21:03 WIB
Reruntuhan rumah di Pasuruan yang diduga karena ledakan bom ikan (pic. tangkapan video amatir akun FB @Penyair Senja)
 

TITIKTEMU.CO, Pasuruan - Dua orang anak dan bapak, dilaporkan tewas akibat ledakkan di Desa Pekangkungan Kecamatan Gondangwetan, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, Sabtu (11/9/2021).

Informasi yang dikutip titiktemu.co dari berbagai sumber info di Pasuruan menyebutkan, insiden ini juga mengakibatkan 4 rumah hancur. Sementara informasi yang dilansir situs kantor berita Antara hanya menyebut dua orang tewas dalam ledakan di salah satu rumah.

Wakapolres Pasuruan Kota Kompol Hery Dian Wahono di Pasuruan, Sabtu, mengatakan, insiden  ledakan tersebut terjadi sekitar pukul 08.00 WIB.

Baca Juga: Pukul Yunior Hingga Tewas, 5 Mahasiswa Politeknik Ilmu Pelayaran (PIP) Ditahan di Polrestabes Semarang

"Kejadian ledakan diduga dipicu bondet (bom ikan) ini menewaskan dua orang serta dua orang mengalami luka," katanya melalui Antaranews.com

Dua orang yang tewas, masing-masing Mat Sidiq dan anak lelakinya Gofar. Sedang, dua korban lain mengalami luka-luka, adalah Fery dan Imron. Keduanya merupakan anak dan adik kandung Gofar.

Hery menjelaskan, Mat Sidiq ditemukan tewas di lokasi kejadian di bawah reruntuhan rumah mereka, dan Gofar meninggal saat dibawa dalam perjalanan ke rumah sakit.

Baca Juga: IPW Puji Polrestabes Semarang yang Jeli Ungkap Rekayasa Kasus Tewasnya Mahasiswa PIP Korban Pemukulan Senior

"Gofar meninggal ketika perjalanan ke rumah sakit. Sedangkan ayahnya Mat Sidiq yang tewas tertimpa reruntuhan di TKP sudah kami evakuasi ke rumah sakit," ujarnya.

Ketua RT setempat Murtadho mengatakan, ledakan saat itu terdengar sangat keras dan lingkungan sekitar tempat kejadian perkara diselimuti debu pekat, akibat ledakan rumah milik korban.

"Di tengah suasana mencekam setelah ledakan tersebut, beberapa warga belum mengerti pasti pemicu kejadian, ada yang mengumandangkan azan di rumahnya takut jika musibah besar telah terjadi. Selain itu, warga pun ada yang mengira musibah tsunami terjadi," katanya.

Baca Juga: Warga Pulau Karang Karimunjawa: Sejak Indonesia Merdeka, Baru Pak Ganjar Gubernur yang ke Sini

Petugas Kepolisian juga berjaga di sekitar lokasi kejadian dan menghalau warga supaya tidak mendekat, karena dikhawatirkan ada bahan peledak yang masih tersisa.

Sementara itu informasi lain dari pemilik akun FB @Penyair Senja, yang diperkirakan berada di TKP, mengunggah 4 video deti-detik setelah kejadian ledakan.  Dalam video tersebut terlihat kepanikan warga mengevakuasi para korban dengan latar belakang beberapa rumah yang ambruk.

Halaman:

Tags

Terkini