“Kami pastikan tidak ada kekerasan dalam proses pemeriksaan,” kata Arif di ruang sidang.
Baca Juga: Di Tengah Sidang Narkoba, Ini Alasan Ammar Zoni Meminta Dokter Kamelia Buat Surat Nikah
Bantahan Polisi Dibantah Ammar
Mendengar pernyataan tersebut, Ammar kembali menegaskan bahwa pengakuan dalam video dibuat karena tekanan. Dia meminta agar rekaman CCTV diperiksa utnuk mengungkap fakta sebenarnya.
“Saya memang mengucapkan itu di video, tapi pengakuan t keluar karena tekanan. CCTV bisa membuktikan semua yang terjadi,” tegas Ammar.
Dia juga menambahkan pihak rutan sempat menyebut rekaman CCTV berada pada tanggal tertentu, yang menurutnya tidak mungkin tidak tersedia. Karena itu, Ammar berharap majelis hakim mengabulkan permintaannya.
Sidang Tatap Muka Perdana
Sidang ini menjadi momen penting karena merupakan pertama kalinya Ammar Zoni dan empat terdakwa lainnya hadir langsung di ruang sidang Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.
Sebelumnya, mereka mengikuti proses persidangan secara daring karena ditahan di Lapas Nusakambangan. Mereka dipindahkan ke Lapas Narkotika Jakarta untuk keperluan peridangan.
Kasubdit Kerja Sama Ditjen Pemasyarakatan, Rika Aprianti, menyatakan Ammar dan terdakwa lainnya akan dikembalikan ke Lapas Nusakambangan setelah proses persidangan selesai.***