-
Modus Pelaku
PAP diduga menyuntikkan cairan berisi obat bius jenis Midazolam kepada korban, menyebabkan korban kehilangan kesadaran. -
Kondisi Korban Setelah Kejadian
Korban tersadar beberapa jam kemudian dalam kondisi nyeri di bagian tubuh tertentu dan merasa ada yang tidak beres. -
Hasil Visum
Pemeriksaan medis menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan seksual, termasuk ditemukannya cairan sperma di area sensitif korban.
Unggahan mengenai kasus ini di Instagram langsung mendapat ribuan respon dari warganet yang mengecam keras tindakan tersebut. Banyak pihak meminta agar pelaku dihukum seberat-beratnya demi keadilan bagi korban.
Pelaku Sudah Ditangkap Polda Jawa Barat
Polda Jawa Barat bergerak cepat menangani kasus ini. Kombes Pol Surawan, Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jabar, mengonfirmasi bahwa PAP telah ditangkap pada 23 Maret 2025. Saat ini, kasus tersebut sedang dalam proses hukum lebih lanjut.
Pihak kepolisian menegaskan bahwa mereka akan bertindak tegas terhadap pelaku kekerasan seksual seperti ini. Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pasien di fasilitas kesehatan.
Biodata Priguna Anugerah Pratama
- Nama Lengkap: Priguna Anugerah Pratama
- Tanggal Lahir: [Tidak tersedia] usia 31 tahun
- Tempat Lahir: [Tidak tersedia]
- Pendidikan:
- Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di Universitas Padjadjaran (Unpad)
- Profesi: Dokter Residen di Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung
- Status: Tersangka dalam kasus pemerkosaan terhadap keluarga pasien
- Dampak: Diberhentikan dari jabatannya dan dikenakan sanksi oleh Kementerian Kesehatan
***