PSSI Tidak Bisa Intervensi Proses Hukum Kasus Kanjuruhan. Erick Thohir: PSSI Dukung Hukuman Maksimal

photo author
Indria Purnama Hadi, TitikTemu.co
- Rabu, 26 Juli 2023 | 17:23 WIB
Persidangan kasus Tragedi Kanjuruhan, ruang sidang dipenuhi oleh anggota Brimob dan anggota Polri lainnya. Dokumentasi (pic/ylbhi)
Persidangan kasus Tragedi Kanjuruhan, ruang sidang dipenuhi oleh anggota Brimob dan anggota Polri lainnya. Dokumentasi (pic/ylbhi)

TITIKTEMU.CO, JAKARTA - Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Erik Thohir menegaskan bahwa PSSI mendukung penuh hukuman yang setimpal bagi siapapun yang secara hukum menjadi penyebab terjadinya tragedi yang merenggut nyawa sekitar 134 suporter sepak bola di Stadion Kanjuruhan, Malang (1 Oktober 2022).

Erick mengatakan bahwa PSSI tidak dapat mengintervensi proses hukum yang sedang berjalan. Namun PSSI terus mendorong proses hukum yang sedang berlangsung di pengadilan.

Baca Juga: FIFA Datang Jumat Besok Untuk Cek Venue Piala Dunia , Stadion Manahan Tetap Jadi Venue Semi Final Dan Final

Baca Juga: FIFA Berikan Rekomendasi Perbaikan JIS Supaya Bisa Dipakai Venue Piala Dunia, PSSI Akan Jalankan

“Kita akan dorong bahwa ada hukuman maksimal. Tetapi saya tidak mau terjebak siapa dan kenapa? Kan itu ada proses pengadilannya,” ujar Erick di Jakarta, Selasa (25/07/2023).

Menurut Presiden Inter Milan 2012–2018 itu, hukuman yang akan ditimpakan kepada penyebab Tragedi Kanjuruhan, sepenuhnya menjadi kewenangan pihak peradilan. “Kita mendorong dan mendukung. Saya rasa kita punya komitmen yang sama, dimana peristiwa itu tidak boleh terulang lagi,” tegas Erick.

Baca Juga: Sinopsis Film Collide , Berkebutan Dengan mafia Demi Pengobatan Kekasih

Erick memohon kepada segenap pihak, terutama supporter, untuk bersabar menunggu hasil pengadilan. Sebab proses pengungkapan kasus seperti Tragedi Kanjuruhan tersebut tidaklah mudah dan dapat memakan waktu yang panjang.

“Saya mohon dengan segala kerendahan hati, para suporter bersabar. Ini ada proses. Prosesnya tidak mudah, pasti Panjang. Ketika kita ingin memastikan supporter pulang dengan selamat. Tetapi kalau supporter melihat ini sesuatu yang mengekang. Tidak. Ini bagian dari regulasi. Saya dan PSSI mendukung penuh, ketika ada hukuman yang setimpal. Tetapi ketika proses hukumnya berjalan kita tidak bisa intervensi tetapi kita terus mendorong,” kata Erick.

Baca Juga: Ini Dia Madrasah Fest Yang memperebutkan Hadiah ratusan Juta Rupiah

Erick juga menegaskan bahwa sebesar apapun upaya yang dilakukan seluruh pihak, tidak ada yang dapat mengobati rasa kehilangan keluarga korban Tragedi Kanjuruhan, Malang. Tidak ada hal apapun yang dapat mengimbangi kesedihan mendalam para keluarga korban.

Untuk itu, Erick menyatakan bahwa secara pribadi, dirinya sangat prihatin. Pribadi manapun akan merasakan hal yang sama saat kehilangan anggota keluarganya.

Baca Juga: Pelataran Niyaka Cokro Seni Budaya Kampung Cokrodirjan Untuk Gaet Wisatawan

Erick pun mengatakan telah bertemu dengan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa yang juga menyatakan kesedihan yang sama. Pemerintah Daerah Jawa Timur pun sudah memberikan bantuan kepada korban, seperti bantuan sekolah.***

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Promedia

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X