KPK Ungkap Perkembangan Kasus Amplop untuk Menhut Raja Juli Antoni, Aspek Penindakan Masih Terus Didalami

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Sabtu, 18 Juli 2026 | 07:05 WIB
KPK ungkap perkembangan terbaru pemberian amplop dari Bupati Kuansing nonaktif kepada Menhut. (Instagram/rajaantoni)
KPK ungkap perkembangan terbaru pemberian amplop dari Bupati Kuansing nonaktif kepada Menhut. (Instagram/rajaantoni)

Raja Juli Antoni Akui Pernah Menerima Amplop

Sebelumnya, Raja Juli Antoni telah memberikan penjelasan mengenai pertemuannya dengan Suhardiman Amby yang berlangsung di Kantor Kementerian Kehutanan pada 2 Juni 2026.

Menurut Raja Juli, pertemuan tersebut merupakan audiensi resmi yang dilengkapi surat undangan, daftar hadir, notulensi, serta dipublikasikan melalui media sosial kementerian.

Ia mengaku baru mengetahui adanya sebuah amplop yang ditinggalkan setelah Suhardiman meninggalkan ruangan.

Amplop tersebut disebut tertutup map dan langsung diperintahkan untuk dikembalikan melalui ajudannya tanpa mengetahui isi di dalamnya.

Baca Juga: Jampidsus Febrie Adriansyah Buka Suara soal Rumah Sentul yang Digeledah, Tegaskan Uang dan Emas Ada Pemiliknya

Amplop Diklaim Sudah Dikembalikan Sebelum OTT

Raja Juli menjelaskan pengembalian amplop dilakukan oleh ajudannya pada 12 Juni 2026 di Polres Kuantan Singingi.

Ia menyebut proses pengembalian tersebut telah dilengkapi bukti penerimaan serta dokumentasi sebagai bentuk transparansi.

Kasus pemberian amplop ini kemudian mencuat setelah KPK melakukan penyidikan terhadap Suhardiman Amby dalam perkara dugaan korupsi terkait jual beli jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) Kuantan Singingi.

Hingga kini, KPK masih terus mendalami seluruh rangkaian peristiwa guna memastikan ada atau tidaknya unsur pidana dalam dugaan pemberian amplop tersebut.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X