gaya-hidup

Kenapa Orang yang Tinggal Dekat Laut Lebih Jarang Depresi? Jawabannya Bukan Sekadar “Healing”

Rabu, 29 Juli 2026 | 15:37 WIB

Konteks ini relevan untuk Indonesia. Kementerian Kesehatan melalui SKI 2023 secara khusus memantau kondisi depresi dan kesehatan jiwa masyarakat, termasuk kelompok usia muda. Kemenkes juga menegaskan bahwa depresi dapat berdampak besar terhadap kualitas hidup dan produktivitas.

Pada 2026, hasil skrining Cek Kesehatan Gratis terhadap sekitar 7 juta anak juga menemukan indikasi gejala depresi pada 4,8 persen anak yang diperiksa. Angka tersebut menunjukkan bahwa pembicaraan mengenai kesehatan mental bukan lagi isu yang bisa disimpan di pojok meja.

 Baca Juga: El Nino Kuat Sudah Datang, tapi Jakarta Malah Begini dalam 5 Hari ke Depan

Haruskah Pindah ke Pantai?

Tidak perlu sampai menjual rumah dan mencari alamat baru di pinggir laut.

Pesan yang lebih masuk akal adalah mencari akses rutin ke alam dan ruang biru jika memungkinkan. Jalan kaki di tepi sungai, duduk di danau, berkunjung ke pantai, atau sekadar menghabiskan waktu tanpa layar di ruang terbuka bisa menjadi bagian dari gaya hidup yang lebih ramah bagi pikiran.

Tetapi jika rasa sedih, kehilangan minat, kecemasan, atau gangguan aktivitas berlangsung terus dan terasa berat, aktivitas alam sebaiknya tidak dianggap sebagai pengganti bantuan profesional.

Laut mungkin bukan obat. Namun bagi sebagian orang, ia bisa menjadi tempat yang membantu kepala bernapas sedikit lebih lega.***

Halaman:

Tags

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB