Yang perlu diubah adalah cara kita menggunakannya.
Sebelum membuka aplikasi, biasakan bertanya kepada diri sendiri: "Aku sedang mencari apa?" Jika tidak punya tujuan yang jelas, kemungkinan besar kita hanya akan terjebak scrolling tanpa sadar.
Pada akhirnya, detox media sosial bukan tentang berapa lama kita mampu menjauh dari layar. Yang jauh lebih penting adalah apakah kita sudah mengubah hubungan kita dengan media sosial. Sebab, selama rasa bosan, stres, atau kesepian selalu diselesaikan dengan scrolling, detox hanya akan menjadi jeda singkat sebelum kebiasaan lama kembali lagi.***