TITIKTEMU.CO-Pernah merasa lebih tenang setelah duduk di kafe estetik, memesan kopi favorit, lalu mengunggah fotonya ke Instagram?
Tidak ada yang salah dengan itu. Namun, jika aktivitas tersebut selalu dianggap sebagai bentuk self-care, mungkin ada yang perlu diluruskan.
Belakangan ini, istilah healing semakin populer di kalangan Gen Z urban. Pergi ke kafe estetik, staycation, atau berburu tempat yang Instagramable sering diberi label "demi kesehatan mental".
Padahal, menurut psikologi, tidak semua aktivitas yang membuat kita merasa senang sesaat bisa disebut self-care.
Baca Juga: Baru Diumumkan! Prabowo Pilih Sudaryono Pimpin BGN, Ternyata Sudah Terlibat Sejak Awal Program MBG
Apa Itu Self-Care Menurut Psikologi?
Self-care bukan sekadar mencari rasa nyaman.
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mendefinisikan self-care sebagai kemampuan seseorang menjaga kesehatan fisik, mental, dan kesejahteraannya melalui tindakan yang mendukung kesehatan dalam jangka panjang.
Psikolog juga membedakan antara mood repair dan self-care. Mood repair bertujuan memperbaiki suasana hati untuk sementara.
Sementara self-care membantu seseorang mengelola stres, membangun ketahanan mental, dan meningkatkan kualitas hidup secara berkelanjutan.
Artinya, menikmati kopi di kafe bisa menjadi mood booster, tetapi belum tentu menyelesaikan sumber stres yang sebenarnya.
Baca Juga: Bukan Kampus Biasa! Ini Misi Besar Universitas Republik Indonesia yang Baru Dibentuk Prabowo
Mengapa Healing di Kafe Terasa Menenangkan?
Lingkungan Memang Berpengaruh pada Emosi
Penelitian dalam psikologi lingkungan menunjukkan bahwa pencahayaan hangat, tanaman hijau, aroma kopi, hingga musik dengan tempo pelan memang mampu menurunkan tingkat stres dalam waktu singkat.
Artikel Terkait
Apa Itu Whistleblowing System Kementerian PU? Dody Hanggodo Akui Banyak Terima Pengaduan Internal: Absensi hingga Judol
Viral, Ibu Protes Anak Disabilitas Diduga Diejek Karyawan Resto Ayam di Jagakarsa, Resto Beri Sanksi Tegas
Ledakan Rumah di Grand Polonia Medan: 1 Korban Tewas Ditemukan, Penyebab Masih Diselidiki
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN Usai 1,5 Bulan Menjabat, Ini Alasan dan Jejak Reformasinya
Sinopsis The Eyes: Saat Shin Min-ah Kehilangan Penglihatan, Misteri Kematian Adiknya Justru Semakin Gelap
Baru 1,5 Bulan Menjabat, Nanik S Deyang Tiba-Tiba Mundur dari Kepala BGN, Ada Alasan yang Tak Disangka
Baru Diumumkan! Prabowo Pilih Sudaryono Pimpin BGN, Ternyata Sudah Terlibat Sejak Awal Program MBG