Penumpang Ungkap Detik-Detik LRT Jabodebek Mati di Cawang, Suara Keras dari Bawah Gerbong Bikin Panik

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 22 Juli 2026 | 21:12 WIB
LRT Jabodebek sempat mati di Cawang
LRT Jabodebek sempat mati di Cawang

TITIKTEMU.CO-Perjalanan pagi yang seharusnya berjalan biasa mendadak berubah menegangkan. Sejumlah penumpang LRT Jabodebek dikejutkan oleh suara keras dari bawah gerbong, hanya beberapa saat sebelum kereta mengalami gangguan di Stasiun Cawang.

Salah satu penumpang, Riana Evira, menceritakan pengalaman yang dialaminya saat menaiki LRT rute Bekasi Line dari Stasiun Halim menuju Cawang pada Rabu (22/7/2026). Awalnya, perjalanan berlangsung normal tanpa tanda-tanda masalah.

Namun ketika kereta berada di tengah perjalanan, Riana mendengar bunyi yang cukup keras dari bagian bawah rangkaian. Suara itu terdengar tidak biasa dan langsung menarik perhatian para penumpang di dalam gerbong.

Baca Juga: 4 Hari Melawan Laut, Bocah 7 Tahun Ini Selamat Meski Sempat Terapung Bersama Orang Tuanya

Tak lama setelah bunyi tersebut muncul, kondisi di dalam kereta berubah. Pendingin ruangan atau AC mendadak berhenti berfungsi, sementara sebagian lampu di dalam gerbong ikut padam.

Yang membuat situasi terasa semakin ganjil, suara mesin kereta seolah menghilang. Meski demikian, rangkaian LRT masih terus melaju hingga akhirnya tiba di Stasiun Cawang.

Sesampainya di stasiun sekitar pukul 07.43 WIB, pintu kereta terbuka seperti biasa. Sebagian besar penumpang masih memilih tetap berada di dalam gerbong sambil menunggu informasi lebih lanjut.

Baca Juga: Bukan Bangkok atau Singapura, Kota Ini Justru Jadi yang Paling Ramah di Asia Tenggara Versi Dunia

Namun ketenangan itu hanya berlangsung sesaat. Riana mengatakan terdengar suara keras untuk kedua kalinya. Kali ini, para penumpang memutuskan segera keluar dari kereta demi menghindari risiko yang tidak diinginkan.

Setelah seluruh penumpang berhasil dievakuasi, pintu kereta kembali ditutup. Penumpang kemudian menunggu kedatangan rangkaian berikutnya untuk melanjutkan perjalanan menuju tujuan masing-masing.

Menurut Riana, waktu tunggu tidak berlangsung lama. Dalam waktu kurang dari 15 menit, kereta pengganti tiba sehingga perjalanan dapat kembali dilanjutkan.

Baca Juga: Baru 1,5 Bulan Menjabat, Nanik S Deyang Tiba-Tiba Mundur dari Kepala BGN, Ada Alasan yang Tak Disangka

Menanggapi kejadian tersebut, PT Kereta Api Indonesia (Persero) melalui pengelola LRT Jabodebek menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pengguna yang terdampak.

Manager Public Relations LRT Jabodebek, Radhitya Mardika, menjelaskan bahwa gangguan terjadi pada salah satu rangkaian kereta yang sedang menjalani pemeriksaan teknis oleh petugas di Stasiun Cawang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X