TITIKTEMU.CO-Di media sosial, istilah situationship sering menjadi bahan perdebatan.
Ada yang menganggapnya sebagai bukti bahwa generasi muda takut berkomitmen.
Ada pula yang melihatnya sebagai simbol hubungan yang serba tidak jelas.
Namun jika dilihat lebih dalam, fenomena situationship mungkin bukan soal kelemahan karakter, melainkan respons yang cukup rasional terhadap kondisi ekonomi dan sosial yang semakin tidak pasti.
Bagi banyak Gen Z dan millennial, membangun hubungan serius saat ini terasa jauh lebih kompleks dibanding satu atau dua dekade lalu.
Bukan karena mereka tidak ingin mencintai atau dicintai, tetapi karena kehidupan dewasa kini datang dengan biaya yang jauh lebih mahal.
Baca Juga: Anak Muda Paling Banyak Macet di Pinjol — Ini Datanya dan Cara Menghindarinya
Situationship dan Perubahan Cara Generasi Muda Menjalani Relasi
Secara sederhana, situationship adalah hubungan romantis yang berjalan seperti pasangan, tetapi tanpa status atau komitmen yang jelas.
Fenomena ini semakin sering ditemukan di kalangan anak muda, terutama di era aplikasi kencan dan komunikasi digital.
Banyak pengamat sosial melihat situationship sebagai gejala budaya modern.
Namun sejumlah penelitian menunjukkan bahwa keputusan untuk menunda komitmen sering kali berkaitan dengan faktor ekonomi.
Data dari berbagai negara menunjukkan bahwa generasi muda menghadapi tantangan finansial yang lebih berat dibanding generasi sebelumnya.
Harga rumah meningkat, biaya hidup naik, dan pekerjaan permanen semakin sulit didapat.