Ada yang Lebih Berbahaya dari Doom Scrolling — dan Kamu Lakuin Setiap Paginya dewasa

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Selasa, 30 Juni 2026 | 06:41 WIB
Ilustrasi Kebiasaan pagi ini diam-diam merusak fokus dan mood. (Desain AI)
Ilustrasi Kebiasaan pagi ini diam-diam merusak fokus dan mood. (Desain AI)

Pesan masuk, email, komentar, dan berbagai notifikasi menjadi prioritas sebelum kamu sempat menentukan apa yang sebenarnya ingin dilakukan hari itu.

Mengapa Kebiasaan Ini Sangat Sulit Dihentikan?

Jawabannya sederhana: otak menyukai kejutan.

Setiap notifikasi membawa kemungkinan mendapatkan kabar baik, informasi baru, atau validasi sosial. Mekanisme ini berkaitan dengan sistem dopamin di otak yang membuat kita terdorong untuk terus mengecek ponsel.

Karena dilakukan setiap pagi, kebiasaan tersebut lama-kelamaan menjadi otomatis. Banyak orang bahkan meraih ponsel sebelum benar-benar sadar sepenuhnya.

Baca Juga: Co-Living Bukan Cuma soal Hemat Biaya — Ini yang Nggak Ada yang Bilang ke Kamu

Cara Memutus Siklusnya

Kabar baiknya, perubahan kecil bisa memberikan dampak besar.

Beberapa langkah sederhana yang bisa dicoba:

  • Jangan meletakkan ponsel tepat di samping bantal.
  • Tunda membuka media sosial selama 15–30 menit setelah bangun.
  • Gunakan waktu pagi untuk aktivitas sederhana seperti minum air putih atau merapikan tempat tidur.
  • Matikan notifikasi yang tidak penting.
  • Tentukan satu tujuan utama hari itu sebelum membuka aplikasi apa pun.

Tujuannya bukan menghindari teknologi, melainkan mengendalikan cara teknologi masuk ke dalam hidup kita.

Baca Juga: Wayne Rooney Desak Thomas Tuchel Kurangi Menit Bermain Harry Kane di Piala Dunia 2026 Meski Sedang Tajam

Mulai Hari dengan Pikiran yang Lebih Jernih

Doom scrolling memang buruk, tetapi membuka ponsel beberapa detik setelah bangun tidur bisa menjadi pemicu yang membuat seluruh hari terasa lebih reaktif, cemas, dan tidak fokus.

Jika selama ini kamu merasa cepat lelah secara mental padahal aktivitas belum banyak, coba perhatikan rutinitas lima menit pertama setelah bangun. Bisa jadi, sumber masalahnya bukan pekerjaan, bukan media sosial, bahkan bukan kurang tidur.

Melainkan kebiasaan kecil yang selama ini dianggap normal: membiarkan ponsel mengambil alih perhatian sebelum hari benar-benar dimulai.***

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Leihana

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X