TITIKTEMU.CO-Banyak orang mengira doom scrolling adalah kebiasaan digital paling berbahaya saat ini. Padahal, ada satu kebiasaan yang jauh oleh lebih umum, lebih halus, dan sering dilakukan tanpa sadar setiap pagi: langsung membuka ponsel begitu mata terbuka.
Jika kamu merasa belum benar-benar bangun sebelum mengecek notifikasi, email, WhatsApp, a2tau media sosial, kamu tidak sendirian.
Jutaan orang melakukan hal yang sama setiap hari. Masalahnya, kebiasaan ini ternyata bisa memengaruhi suasana hati, fokus, produktivitas, bahkan tingkat stres sepanjang hari.
Baca Juga: Kenapa Profesional Bergelar Tinggi Mulai Memilih Hidup di Kota Kecil?
Kenapa Membuka Ponsel Saat Bangun Tidur Bisa Lebih Berbahaya?
Doom scrolling biasanya terjadi ketika seseorang terus-menerus mengonsumsi berita atau konten negatif dalam waktu lama. Namun, membuka ponsel saat baru bangun tidur memiliki dampak yang lebih tersembunyi.
Saat bangun, otak berada dalam kondisi yang relatif tenang. Ini adalah periode transisi ketika pikiran belum dibanjiri tuntutan, informasi, atau distraksi. Ketika notifikasi langsung menyerbu dalam beberapa detik pertama setelah bangun, otak dipaksa berpindah dari mode pemulihan ke mode respons.
Akibatnya, tubuh memproduksi lebih banyak hormon stres karena merasa harus segera merespons berbagai hal. Bahkan sebelum menyikat gigi atau sarapan, pikiran sudah dipenuhi tugas kantor, berita buruk, pesan yang belum dibalas, atau perbandingan hidup dengan orang lain di media sosial.
Baca Juga: 5 Tahun Lagi Jakarta Akan Seperti Apa? Ini Proyeksi Ilmiahnya
Efek yang Jarang Disadari
1. Fokus Menurun Sejak Pagi
Penelitian dalam bidang psikologi digital menunjukkan bahwa perpindahan perhatian yang terlalu cepat dapat mengurangi kemampuan fokus dalam jangka pendek. Ketika pagi dimulai dengan puluhan informasi berbeda, otak terbiasa berpindah-pindah fokus sejak menit pertama.
Tidak heran jika banyak orang merasa sulit berkonsentrasi meski hari baru saja dimulai.
2. Mood Lebih Mudah Terganggu
Bayangkan baru bangun lalu melihat email mendesak dari atasan atau berita yang memicu kecemasan. Emosi negatif tersebut dapat terbawa selama berjam-jam.
Sebaliknya, jika pagi dimulai dengan aktivitas yang lebih tenang seperti peregangan, minum air putih, atau berjalan sebentar, suasana hati cenderung lebih stabil.
Baca Juga: Baru Tayang 2 Episode, Drama So Ji-sub Ini Langsung Pecahkan Rekor yang Tak Tersentuh 5 Tahun
3. Hari Terasa Dikendalikan Orang Lain
Ketika hal pertama yang kamu lakukan adalah memeriksa notifikasi, secara tidak langsung agenda harimu langsung ditentukan oleh kebutuhan dan permintaan orang lain.
Artikel Terkait
IG Sondang Friskha Simanjuntak: Komisioner Komnas Perempuan yang Viral di Media Sosial
“Kalau Saya Mau, Anggarannya Nol”: Pernyataan Menkeu soal MBG yang Bikin Banyak Orang Kaget
Hanya Sampai 2 Juli! BPKH Diam-Diam Buka 9 Posisi Strategis, Syaratnya Bikin Banyak Lulusan S1 Melirik
Resmi Diluncurkan, Logo dan Identitas HUT Ke-81 RI Bawa Semangat dalam Keberagaman
Baru Tayang 2 Episode, Drama So Ji-sub Ini Langsung Pecahkan Rekor yang Tak Tersentuh 5 Tahun
Hakim MK Sampai Angkat Bicara: Kenapa Mahasiswa Diingatkan Jangan Asal Gugat ke Mahkamah Konstitusi?
Rp 30 Juta Habis untuk Baris-Berbaris? Usulan Penghapusan Latsarmil Kopdes Buka Perdebatan Baru