Sementara posisi di bawah meja dipercaya sebagai perlambang perlindungan.
Harapan yang dipanjatkan dianggap lebih “aman” dan terjaga dari energi negatif.
Aturan Tak Tertulis di Malam Tahun Baru
Menurut kepercayaan yang berkembang, 12 anggur dimakan satu per satu mengikuti dentang jam pergantian tahun.
Idealnya, semua anggur dihabiskan dalam waktu satu menit.
Jika berhasil, konon keberuntungan, cinta, dan kesuksesan akan menemani sepanjang tahun.
Namun jika tidak, sebagian orang meyakini tahun tersebut akan berjalan biasa saja.
Meski begitu, banyak yang kini memilih menyesuaikan ritual ini dengan aman.
Daripada terburu-buru dan berisiko tersedak, fokus pada makna dan doa di setiap buah dianggap jauh lebih penting.
Baca Juga: Sidang Ricuh, Palu Hakim Tenggelam: Majelis Tegaskan Tak Ada Walkout di Kasus Delpedro
Dari Madrid ke Media Sosial
Tradisi ini diyakini bermula pada akhir abad ke-19 di Madrid, ketika masyarakat memanfaatkan surplus hasil panen anggur dengan merayakan malam tahun baru secara meriah.
Seiring waktu, ritual ini menyebar ke Amerika Latin dan akhirnya mendunia.
Kini, makan 12 anggur di bawah meja bukan hanya tradisi, tetapi juga fenomena global yang kembali hidup lewat media sosial.***
Artikel Terkait
Jakarta Ditutup Demi Pesta: Sudirman–Thamrin Disiapkan Jadi Panggung Tahun Baru 2026
Upah Dipangkas, Suara Buruh Menggema: Monas Jadi Pusat Perlawanan UMSK Jabar
One Piece Tak Sama Lagi: Oda Akui Ada Sosok yang Melewati Rocks dan Harald
RW Jadi Motor Pembangunan: Depok Siapkan Dana Rp300 Juta per Lingkungan Mulai 2026
Sidang Ricuh, Palu Hakim Tenggelam: Majelis Tegaskan Tak Ada Walkout di Kasus Delpedro
Malam Tahun Baru Tanpa Layar: Cara Keluarga Kembali Benar-Benar Hadir
Tahun Baru Tanpa Drama: Perayaan Ramah Anak yang Tetap Hangat untuk Semua
Bumi Gayo Bergejolak, Burni Telong Masuk Siaga III: Alam Kirim Sinyal Serius
Surabaya Tak Sudi Diteror Preman: Ultimatum Eri Cahyadi untuk Ormas yang Melenceng
6 Rekomendasi HP Murah Layar AMOLED Terbaik 2025, Spesifikasi dan Harga Terbaru