Tak lengkap membahas slow bar di Jogja tanpa menyebut Klinik Kopi. Berlokasi di Jl. Kaliurang KM 7,8, tempat ini sudah terkenal secara nasional, bahkan pernah diangkat dalam film dokumenter Aroma of Heaven.
Di Klinik Kopi, pengunjung bisa berdialog langsung dengan Bung Pepeng dan tim baristanya. Mereka menawarkan aneka biji kopi Arabika dari berbagai daerah.
Mulai dari Takengon, Bajawa, Ciwidey, Sunda Jahe, Kintamani, Nagari Lasi, Blue Batak, hingga Papua. Pengalaman ngopi di sini benar-benar seperti konsultasi langsung dengan “dokter kopi”.
4. Fill in Blue
Fill in Blue ada di Jl. Brigjen Katamso, menjadi pilihan favorit untuk kamu yang mencari tempat nyaman dan bersuasana homey. Desainnya sederhana namun hangat.
Harganya sangat terjangkau. Slow bar di Fill in Blue membuat proses penyeduhan lebih personal, memberikan ruang bagi pelanggan untuk bertanya soal karakter biji kopi atau cara seduh yang tepat.
Baca Juga: Pagi di Wonosobo Selalu Punya Pesonanya Sendiri: Kabut, Roti Bakar, dan Secangkir Kopi
5. Pitutur Kopi
Terletak di Jl. Waras, Panggung Sari, Pitutur Kopi menjadi destinasi favorit para penikmat kopi di Jogja. Tempat ini menawarkan konsep slow bar yang menekankan interaksi dan konsultasi langsung dengan barista.
Pitutur Kopi menyediakan berbagai single origin berkualitas yang bisa diseduh dengan metode filter. Barista akan menanyakan preferensi rasa pelanggan.
Dari sana, mereka akan merekomendasikan biji yang paling sesuai. Interaksi ini membuat pengalaman ngopi terasa jauh lebih personal dan berkesan.***
Artikel Terkait
Mengenal Kopi Geisha, Kopi Termahal Primadona Coffee Lover dan Barista
Jangan Terkecoh, Ini Perbedaan Kopi Arabika dan Robusta
Mengenal Kopi Luwak, Kopi Termahal di Dunia, Ini Fakta-faktanya
Berapa Modal yang Dibutuhkan untuk Memulai Usaha Kopi Keliling?
Berangkat Dari Hobi, Lahirlah Kopi Toejoean Bisnis Lokal Makin Tumbuh dan Naik Kelas berkat Pendampingan BRI
Ngarsopurock, Bersatunya Ritme Musik Rock dan Kopi di Tengah Kota Solo