3. Fasilitas hidup cukup – sekolah, klinik, bengkel, apotek, ATM
4. Internet ngebut – wajib buat remote work
5. Komunitas ramah – ada kegiatan lokal: pasar minggu, klub baca, komunitas sepeda
Pro dan Kontra Tinggal di Peri-Urban
Berikut kelebihan dan kekurangan wilayah peri-urban:
Tenang tapi tetap terkoneksi dengan fasilitas perkotaan, meski masih bisa macet di jam tertentu.
Harga kebutuhan relatif lebih rumah lebih ramah dibandingkan wilayah perkotaan, meski fasilitas hiburan terbatas.
Cocok untuk WFH & bisnis kecil, meski terkadang listrik/air belum stabil.
Komunitas lebih guyub Kurang cocok untuk yang butuh nightlife
Cara Memilih Lokasi Peri-Urban Dengan Google Maps
Biar risetmu nggak sotoy, coba trik ini:
- Cek jarak ke pusat kota: maksimal 40–60 menit commute
- Lihat akses transportasi publik
- Telusuri review tetangga via Maps & forum lokal Facebook
- Lihat perkembangan harga tanah (indikator prospek daerah)
- Pastikan ada fiber internet (Indihome/MyRepublic/First Media)
Simulasi Realistis Hidup di Wilayah Peri- Urban
Contoh jika Pindah dari Jakarta Selatan ke Parung Panjang;
- Kost: Rp2,5 juta → Kontrakan 1 rumah: Rp1,3 juta
- Udara masih oke, masih bisa komuter ke Sudirman naik KRL
- Bisa punya space buat ngejalanin usaha kecil/side job
Peri-urban itu bukan sekadar tempat tinggal—ini lifestyle pilihan.
Kalau kamu pengen hidup lebih sederhana tanpa putus koneksi ke peluang kerja, ini jalan tengah yang masuk akal.
Artikel Terkait
Konsol Genggam Asus ROG Xbox Ally dan Ally X Masuk Indonesia, Cek Spesifikasi dan Harga
BRI Peduli Beri Pelatihan Pengolahan Limbah Minyak Jelantah di Bogor, Turut Jaga Ekosistem Lingkungan
Slow Living itu Tidak Sama dengan Bemalas-malasan
Mimpi Slow Living: Benarkah Hidup di Desa Bakal Selalu Nyaman?
Polemik Dana APBD Mengendap di Bank: Purbaya Yudhi Sadewa dan Dedi Mulyadi Saling Klarifikasi
Emas Lagi Galau: Setelah Pecahkan Rekor, Harga Dunia Mendadak Terjun dalam Dua Hari – Ada Apa?
Rp 20 Triliun untuk Reset BPJS Kesehatan: Pemerintah Lunasi Beban Tunggakan Peserta
Raisa Gugat Cerai Hamish Daud, Couple Goals Bakal Berakhir?
Slow Living: Hidup di Desa itu Indah, Tapi Tidak Selalu Mudah
Gelar Apresiasi Desa BRILiaN, Wujud Nyata BRI Komitmen Dukung Asta Cita melalui Pemberdayaan Desa sebagai Sumber Pertumbuhan Ekonomi