Artinya: “Maka berziarah kuburlah kalian, karena sesungguhnya ziarah kubur itu dapat mengingatkan pada kematian.
Dari hadits di atas bisa diambil beberapa pelajaran di antaranya bahwa pada mulanya ziarah kubur dilarang oleh Rasulullah namun dikemudian hari beliau membolehkan untuk melakukannya.
Baca Juga: Sinopsis Film Self/less, Ketika Milyader Berlebih Uang Berusaha Mengganti Tubuhnya Jadi Lebih Muda
Di Indonesia sebagian besar masyarakat muslim melakukan ziaran kubur dengan berbagai macam motivasi.
Ada di antara mereka yang aktif berziarah kubur ke makam orang tua setiap hari tertentu untuk berkirim do’a, ada juga yang pada bulan-bulan tertentu secara rombongan berziarah ke makam para wali dan kiai dengan tujuan bertabarruk, dan lain sebagainya.
Baca Juga: Kebutuhan Gas Elpiji Selama Ramadan Dan Idul Fitri Di Jogya Ternyata Selalu Menurun, Ini Sebabnya
Dilansir Titiktemu dari laman NU, Syekh Nawawi Banten dalam kitabnya Nashâihul ‘Ibâd menuturkan ada 4 macam motivasi orang melakukan nyadran atau ziarah kubur:
Pertama, ziarah kubur dengan tujuan untuk mengingat mati dan akhirat.
Ziarah dengan motivasi ini bisa hanya dengan melihat kuburan atau komplek pemakaman saja tanpa harus tahu siapa yang bersemayam di dalam kuburan. Tidak harus kuburan orang muslim, bahkan kuburan orang kafir sekalipun bisa menjadi sarana untuk menjadikan seorang muslim mengingat kematian dan kehidupan akhirat yang pada saatnya nanti akan ia lakoni.
Kedua, ziarah kubur dengan tujuan untuk mendoakan orang yang ada di dalam kuburan.
Menurut Syekh Nawawi ziarah dengan tujuan ini disunahkan bagi setiap orang muslim. Tentunya kuburan yang dikunjungi juga kuburan yang di dalamnya bersemayam jenazah orang muslim, pun tidak harus kuburan keluarga sendiri.
Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Full Episode Serial Private Bodyguard, Link Nonton DI SINI
Ketiga, ziarah kubur dengan motivasi untuk tabarruk atau mendapatkan keberkahan.
Ziarah dengan tujuan ini disunahkan dengan mengunjungi kuburnya orang-orang yang dikenal baik pada waktu hidupnya.
Ziarah dengan motivasi ini juga sangat sering dilakukan oleh masyarakat muslim di Indonesia khususnya warga Nahdliyin.
Artikel Terkait
Sidang Isbat Awal Puasa Ramadhan 1445 H Kapan Digelar? Ini Jadwal dan Tahapannya
Rekomendasi Aplikasi Alquran Gratis, Dzikir di Bulan Ramadhan Bakal Lancar
Khutbah Jumat: Persiapan Menyambut Ramadhan 2024 dengan Hati dan Jiwa yang Bersih
Kafe Dan Karaoke Di Rembang Tutup Selama Ramadan, Ini Aturan Tempat Hiburan Lain
Mengenal Tarhib Ramadhan, Tradisi Menyambut Bulan Puasa
Jadwal Imsakiyah Ramadhan 2024 Versi Muhammadiyah, Ini Link Downloadnya untuk 38 Wilayah di Indonesia