Nyadran, Tradisi Ziarah Kubur Jelang Ramadhan Selain Mendoakan Leluhur  Rasulullah juga Mengingatkan Hal Ini

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Minggu, 10 Maret 2024 | 08:37 WIB
Masyarakat melakukan tradisi Nyadran untuk mendoakan para leluhut yang telah meninggal dunia. Ilustrasi (Titiktemu.co/IR)
Masyarakat melakukan tradisi Nyadran untuk mendoakan para leluhut yang telah meninggal dunia. Ilustrasi (Titiktemu.co/IR)

Artinya: “Maka berziarah kuburlah kalian, karena sesungguhnya ziarah kubur itu dapat mengingatkan pada kematian.

Dari hadits di atas bisa diambil beberapa pelajaran di antaranya bahwa pada mulanya ziarah kubur dilarang oleh Rasulullah namun dikemudian hari beliau membolehkan untuk melakukannya.

Baca Juga: Sinopsis Film Self/less, Ketika Milyader Berlebih Uang Berusaha Mengganti Tubuhnya Jadi Lebih Muda

Di Indonesia sebagian besar masyarakat muslim melakukan ziaran kubur dengan berbagai macam motivasi.

Ada di antara mereka yang aktif berziarah kubur ke makam orang tua setiap hari tertentu untuk berkirim do’a, ada juga yang pada bulan-bulan tertentu secara rombongan berziarah ke makam para wali dan kiai dengan tujuan bertabarruk, dan lain sebagainya.

Baca Juga: Kebutuhan Gas Elpiji Selama Ramadan Dan Idul Fitri Di Jogya Ternyata Selalu Menurun, Ini Sebabnya

Dilansir Titiktemu dari laman NU, Syekh Nawawi Banten dalam kitabnya Nashâihul ‘Ibâd menuturkan ada 4 macam motivasi orang melakukan nyadran atau ziarah kubur:

Pertama, ziarah kubur dengan tujuan untuk mengingat mati dan akhirat.

Ziarah dengan motivasi ini bisa hanya dengan melihat kuburan atau komplek pemakaman saja tanpa harus tahu siapa yang bersemayam di dalam kuburan. Tidak harus kuburan orang muslim, bahkan kuburan orang kafir sekalipun bisa menjadi sarana untuk menjadikan seorang muslim mengingat kematian dan kehidupan akhirat yang pada saatnya nanti akan ia lakoni.

Kedua, ziarah kubur dengan tujuan untuk mendoakan orang yang ada di dalam kuburan.

Menurut Syekh Nawawi ziarah dengan tujuan ini disunahkan bagi setiap orang muslim. Tentunya kuburan yang dikunjungi juga kuburan yang di dalamnya bersemayam jenazah orang muslim, pun tidak harus kuburan keluarga sendiri.

Baca Juga: Sinopsis dan Jadwal Tayang Full Episode Serial Private Bodyguard, Link Nonton DI SINI

Ketiga, ziarah kubur dengan motivasi untuk tabarruk atau mendapatkan keberkahan.

Ziarah dengan tujuan ini disunahkan dengan mengunjungi kuburnya orang-orang yang dikenal baik pada waktu hidupnya.

Ziarah dengan motivasi ini juga sangat sering dilakukan oleh masyarakat muslim di Indonesia khususnya warga Nahdliyin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ipiek Riyanto

Sumber: NU Online

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Lirik Yalal Waton Latin, Arab, Arti, dan Penciptanya

Sabtu, 29 Agustus 2026 | 20:24 WIB
X