Pengakuan Aya Canina Pelantun Kukira Kau Rumah, Keluar dari Amigdala Karena Kekerasan dalam Pacaran

photo author
Ganug Nugroho Adi, TitikTemu.co
- Kamis, 10 Februari 2022 | 20:26 WIB
Alasan Aya Canina keluar dari Amigdala. (Instagram @ayacanina)
Alasan Aya Canina keluar dari Amigdala. (Instagram @ayacanina)

TITIKTEMU.CO – Mantan vokalis grup band Amigdala, Aya Canina, menjadi perbincangan di media sosial setelah membuat pengakuan mengejutkan.

Dalam Instagstory Instagram @ayacanina, dia menyebut alasan keluar dari Amigdala pada 2020 krena mengalami kekerasan dalam pacaran.

Pelakunya adalah mantan pacarnya sendiri yang juga salah satu personel Amigdala.  Dia mengalami peristiwa traumatik itu selama 3,5 tahun.

Baca Juga: AJI Jakarta & LBH Pers Akui Pernah Dampingi IW Jurnalis Perempuan yang Jadi Korban Kekerasan Seksual

Dalam akun Instastory instagramnya, Aya Canina menulis, “Jika saya benar-benar harus menjawab pertanyaan abadi ini dengan gamblang, maka jawaban saya:

Ya. Saya keluar dari Amigalda karena saya mengalami kekerasan dalam pacaran selama rentang waktu 3,5 tahun. Dan itu sangat mempengaruhi kondisi mental saya.”

Aya Canina menyebut penyebab keluarnya dari Amigdala adalah ‘lemak jahat harus dibuang’.

Baca Juga: Dugaan Kasus Pelecehan Wartawan, Dandhy Laksono Hentikan Rencana Ekspedisi Indonesia Baru

“Agustus 2020 aku resmi keluar. Jika sampai hari ini masih ada yang bertanya kenapa, satu kalimat ini cukup ampuh untuk jadi template jawaban, lemak jahat harus dibuang,” tulisnya.

Aya Canina tidak menyebutkan secara gamblang kekerasan dalam pacaran yang dimaksud. Namun, dia mengatakan pelakunya adalah vokalis 2 dan pemegang lead gitar.

“Siapa pacar saya waktu itu? Vokal 2 sekaligus lead gitar. Orang yang selalu bernyanyi bersama saya,”tulisnya.

Baca Juga: Lecehkan Korban Pelecehan Seksual, Kasat Reskrim Polres Boyolali Dicopot, Kapolda Minta Maaf

Aya Canina mengaku dirinya tidak bisa melawan kekerasan yang diterimanya selama menjalani pacaran.

Dia menilai personel Amigdala lainnya ikut berperan melanggengkan kekerasan itu.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ganug Nugroho Adi

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X