Film Ozora Tayang di Bioskop 4 Desember, Bakal Diputar di Tiga Negara

photo author
Ken Maesa Pamenang, TitikTemu.co
- Senin, 1 Desember 2025 | 14:05 WIB
Film Ozora Tayang di Bioskop 4 Desember, Bakal Diputar di Tiga Negara. (Umbara Brothers Film)
Film Ozora Tayang di Bioskop 4 Desember, Bakal Diputar di Tiga Negara. (Umbara Brothers Film)

TITIKTEMU.CO - Film Ozora: Penganiayaan Brutal Penguasa Jaksel karya Anggy Umbara dan Bounty Umbara dijadwalkan tayang di bioskop mulai 4 Desember 2025.

Diangkat dari kisah nyata yang pernah menggemparkan publik, film ini menawarkan kisah yang tidak hanya menyayat emosi, tapi juga pesan tentang tentang arogansi, dan memaafkan.

Digarap rumah produksi Umbara Brothers Film, film ini disebut sebagai representasi jujur dari peristiwa penganiayaan yang dialami David Ozora oleh Mario Dandy pada 2023.

Baca Juga: Tiga Hari Tayang di Bioskop, Agak Laen: Menyala Pantiku! Tembus 1 Juta Penonton  

Sutradara Anggy Umbara menegaskan bahwa film ini bukan dibuat sebagai ajang balas dendam atau kampanye untuk menjatuhkan pihak mana pun.

Menurutnya, Ozora adalah karya reflektif yang lahir dari keinginan untuk menunjukkan bagaimana kekerasan, kuasa, dan kasih sayang keluarga bertabrakan dalam sebuah tragedi wi.

“Niatnya bukan ingin menjelek-jelekkan atau mendiskreditkan siapa pun, tapi menceritakan apa adanya sebagai pembelajaran,” ujar Anggy dilansir dari Antara.

Anggy juga berharap penonton dapat melihat film ini sebagai pengingat agar masyarakat tidak menormalisasi kekerasan dan penyalahgunaan kekuasaan, terutama di kalangan remaja.

Baca Juga: Daftar Film Horor Indonesia Desember 2025 di XXI, CGV, dan Cinepolis, Salah Satunya Janur Ireng

Kisah Nyata yang Menggema

Ozora mengisahkan seorang remaja, David Ozora atau Wareng, yang menjadi korban penganiayaan Dennis, seorang pemuda yang dikisahkan memiliki pengaruh besar di lingkungannya.

Kekerasan brutal itu membuat David koma di rumah sakit. Ayah David, Jonathan (Chicco Jerikho), menjadi pusat emosional dari film ini.

Karakter Jonathan digambarkan sebagai ayah yang berpegang teguh pada doa, perjuangan, dan cinta tanpa batas, meskipun harus melawan tembok kekuasaan yang sulit ditembus.

“Film ini sangat penting. Ini suara, ini harapan. Kita tidak bisa semena-mena menggunakan kekuasaan,” kata Chicco.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X