• Selasa, 24 Mei 2022

Jamu Ginggang Pakualaman Yogyakarta, Kini Dipegang Generasi Kelima dan Dijual Online

- Minggu, 16 Januari 2022 | 08:35 WIB
Ike Yulita Astiani generasi kelima pengelola Jamu Ginggang tengah menyiapkan segelas jamu. Jamu Ginggang khas Pakualaman Yogya kini juga dijual online (pic. pemkot yogyakarta)
Ike Yulita Astiani generasi kelima pengelola Jamu Ginggang tengah menyiapkan segelas jamu. Jamu Ginggang khas Pakualaman Yogya kini juga dijual online (pic. pemkot yogyakarta)

TITIKTEMU.CO YOGYAKARTA - Di masa pandemi seperti saat ini Jamu Ginggang yang berada di Pakualaman Yogyakarta masih tetap eksis hingga turun temurun.

Jamu Ginggang yang sudah di pegang oleh generasi kelima ini merambah usahanya dengan penjualan secara online.

Baca Juga: Mengenal Getuk Nylekitho Kuliner Khas Pedesaan di Cilacap

Baca Juga: Air Terjun Sri Gethuk, Menikmati Grand Canyon Idonesia di Gunungkidul  

Kios Jamu Ginggang yang berada di Jalan Masjid No 32, Pakualaman, Yogyakarta ini tepatnya sebelah barat dari Istana Kadipaten Puro Pakualaman. Konsep kafe sejak tahun 1950 lalu hingga kini masih dilestarikan seperti aslinya warung jaman dulu.

"Berawal dari tahun 1930-an, Mbah Joyo Tan Ginggang membuka jamu yang dibuat hanya eplek-eplek di depan (toko sekarang). Saat itu, mendapatkan izin dari Kadipaten untuk menjual ke umum," jelas Ike Yulita Astiani generasi kelima pengelola Jamu Ginggang, Kamis (13/1) seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari laman Pemkot Yogyakarta.

Baca Juga: Ini Resep Es Kopi Susu Gula Aren, Dijamin Nggak Kalah dengan Coffee Shop

Jenis jamu yang ada di Jamu Ginggang antara lain jamu beras kencur, kunyit asem, parem, pahitan, jamu sehat laki-laki, jamu pegel laki-laki, galian putri, galiansingset serta jamu terlambat bulan.

Hingga saat ini hampir satu abad Jamu Ginggang masih tetap eksis dan menjadi salah satu favorit jamu tradisional yang banyak diminati hingga saat ini.

Halaman:

Editor: Agus Hermanto

Sumber: Pemkot Yogyakarta

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X