TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA - Presiden Joko Widodo meresmikan program bantuan tunai untuk pedagang kaki lima (PKL) dan warung kecil di Malioboro, Yogyakarta, Sabtu (9/10/2021).
Secara bertahap, bantuan akan diberikan kepada 1 juta PKL dan warung kecil di seluruh Indonesia dengan besaran masing-masing Rp1,2 juta.
Presiden Jokowi mengawali penyerahan bantuan di Yogyakarta. Ikut mendampingi Presiden, antara lain Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X, dan Wali Kota Yogyakarta Haryadi Suyuti.
"Nilainya Rp1,2 juta cukup menurut hitungan kita. Dimulai pertama kali di kawasan Malioboro," kata Jokowi seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari laman presidenri.go.id.
Presiden Jokowi menjelaskan nantinya penyaluran bantuan untuk PKL dan usaha warung kecil di seluruh Indonesia akan dilakukan oleh TNI dan Polri.
Bantuan tersebut disambut baik oleh para PKL dan pelaku usaha warung. Ketua Koperasi Paguyuban PKL Malioboro Tri Dharma, Rudiarto mengapresiasi pemerintah atas bantuan tunai itu.
Rudi berharap kunjungan Presiden akan meyakinkan para wisatawan bahwa Malioboro aman untuk dikunjungi. Dia berharap PPKM level Yogyakarta akan segera turun.
"Kalau kondisi membaik, PPKM level turun otomatis sektor pariwisata dibuka lagi. Para PKL tentu ikut menikmati kunjungan wisatawan," ujar seorang perwakilan PKL.
Yogyakarta saat ini masih memberlakukan PPKM level 3. Capaian vaksinasi total mencapai 83,45 persen, sedangkan untuk lansia sebesar 63,23 persen.
Masih bertahannya Yogyakarta di PPKM level 3, menurut Sultan HB X, karena sulitnya memantau orang tanpa gejala (OTG). Apalagi, jika OTG sama-sekali belum divaksin.
Terkait dengan pariwisata, Sultan HB X mengatakan pihaknya belum akan menambah pembukaan destinasi wisata baru, kecuali tujuh objek wisata yang sudah diizinkan uji coba oleh pemerintah pusat.
Artikel Terkait
Yes! Kereta Api Bandara YIA Diresmikan, Yogyakarta-Kulonprogo Hanya 40 Menit
Ini 7 Spot Foto Pre Wedding Paling Romantis di Yogyakarta
Uji Coba KA Bandara Yogya Oleh Wakil Walikota Yogyakarta. Ini Tarifnya Setelah Masa Promo Berakhir
Tradisi Jamasan Pusaka Kembali Dilakukan Di Yogyakarta Dengan Prokes Ketat
DAMRI Telah Membuka Rute Yogyakarta ke Dieng untuk Mendukung Peningkatan Pariswisata