Program Ngopi Doeloe mengangkat kopi Ulubelu raih penghargaan ISDA 2021

photo author
Ipiek Riyanto, TitikTemu.co
- Sabtu, 18 September 2021 | 17:43 WIB
Kopi Ulubelu, terangkat kelasnya melalui program Ngopi Doeloe (Foto : Kopi Ulubelu )
Kopi Ulubelu, terangkat kelasnya melalui program Ngopi Doeloe (Foto : Kopi Ulubelu )

TITIKTEMU.CO, Jakarta - Ngopi Doeloe, sebuah program Corporate Social Responsibility (CSR) dari PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) memperoleh penghargaan Indonesia Sustainable Development Goals Award (ISDA-2021).

Program Ngopi Doeloe berhasil meraih penghargaan pada kategori Sustainable Development Goals (SDG’s) 8.31 dalam sektor pemberdayaan usaha/lembaga ekonomi masyarakat yang telah mendapatkan dukungan dari pemerintah.

Baca Juga: Beredar Surat Edaran Penerima Bantuan Pesantren, Kemenag Pastikan Hoax

Corporate Secretary PT Pertamina Geothermal Energy (PGE) Muhammad Baron, menyatakan komitmen PGE maju bersama masyarakat untuk menciptakan multiplier effect bagi masyarakat sekitar area operasi.

"Hal ini selaras dengan poin 8 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi," ungkap Baron dalam keterangan pers, Jakarta, Jumat (17/9).

Bermula dari seorang Kukuh Diki Prasetia (30), pemuda alumni Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang memiliki lahan kopi seluas 100 hektar di Ulubelu, Tanggamus, Lampung. Dia mengembangkan perkebunan kopi, mulai saat tanam hingga pasca-panen.

"Saya dulu awalnya 2013-2015 buka kedai kopi di Yogyakarta. Lalu, 2016 pulang ke Lampung," kata Kukuh

Baca Juga: Belum Sebulan di Manchester Cristiano Ronaldo Sudah Tidak Betah dan Memutuskan Pindah

Di kampung halamannya, Kukuh fokus mengembangkan perkebunan kopi, mulai saat tanam hingga pasca-panen. Dia juga membangun kedai kopi berbasis edukasi di lahan rumahnya. Selain tempat ngopi, kedai Kopi Beloe miliknya juga kini menjadi mitra pemerintah daerah untuk mengedukasi para petani dan anak muda seantero negeri yang ingin menekuni bisnis kopi. 

"Awalnya 2018 itu rekan-rekan dari PGE suka ngopi di tempat saya. Kita ngobrol banyak, lalu kita dibantu dalam edukasi petani dan masyarakat Ulubelu dalam meningkatkan kualitas kopi dari sini," cerita Kukuh seperti dikutip TITIKTEMU.CO dari Antara

Baca Juga: Sempat Membaik, Legenda Sepak Bola Pele Kembali Masuk ICU

Berawal dari ngopi bareng ini akhirnya PGE tertarik menciptakan program Ngopi Doeloe melalui program CSR.

Program Ngopi Doeloe merupakan inisiasi dari PGE dengan pemerintah setempat, yang berfokus pada pengelolaan pasca-panen benih kopi dengan tujuan untuk menciptakan kemandirian petani kopi di Ulubelu dalam mengolah hasil panen, sehingga berdampak pada harga jual kopi olahan yang lebih tinggi.

Berdasarkan data Social Maping pada 2019, sebanyak 83,3 persen penduduk Ulubelu memiliki profesi sebagai petani kopi, namun mereka belum memiliki pengetahuan yang cukup mengenai pengolahan pasca-panen. Mereka, para petani harus menjual benih kopi dengan harga yang lebih murah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Indria Purnama Hadi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X