TITIKTEMU.CO - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali mengejutkan pasar. Setelah sempat tertekan, IHSG sukses mencatat rebound signifikan pada perdagangan Selasa 3 Februari 2026.
IHSG ditutup melonjak 2,52% ke level 8.122,60, meskipun masih dibayangi aksi jual investor asing dengan net foreign sell sekitar Rp760 miliar.
Meski begitu, analis menilai penguatan ini belum sepenuhnya aman dan masih berpotensi terbatas dalam jangka pendek. Atas kondisi ini, investor disarankan tetap waspada dan selektif dalam memilih saham.
Baca Juga: 7 Aplikasi Investasi Saham Terbaik dan Aman 2026, Cocok untuk Pemula hingga Trader Aktif
IHSG Rebound, Tapi Masih Bersifat Teknikal
Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, Reza Diofanda, menilai penguatan IHSG kali ini lebih didorong faktor teknikal. Indeks memantul dari area support penting setelah sebelumnya mengalami koreksi cukup dalam.
“Penguatan IHSG lebih merupakan technical rebound, terutama pada saham-saham konglomerasi yang sebelumnya sudah berada di area support teknikal penting,” ujar Reza dilansir dari Antara.
Artinya, meskipun IHSG menguat, investor belum bisa sepenuhnya bernapas lega karena tren jangka pendek masih rentan berbalik arah.
Baca Juga: Cara Beli Emas Digital 2026: CukupRp10 Ribu, Legal, Aman, dan Bisa Dicetak Fisik
Sentimen Global dan Domestik Mulai Membaik
Dari sisi global, sentimen positif datang dari penguatan mayoritas bursa Asia, rebound harga komoditas, serta membaiknya selera risiko investor di kawasan regional. Faktor ini turut menopang pergerakan IHSG.
Sementara dari dalam negeri, pasar mulai merespons positif harapan pemulihan kepercayaan terhadap pasar modal Indonesia.
Agenda reformasi pasar serta rencana pertemuan regulator dengan MSCI dinilai menjadi katalis jangka pendek yang cukup diperhatikan pelaku pasar.
Level Support dan Resistance IHSG Hari Ini