Dan pemerintah melalui kementrian/lembaga terkait yang bertanggung jawab atas data produksi dan demand ayam tidak pernah merilis data yang valid dan dapat dijadikan acuan secara tepat mengenai produksi dan kebutuhan ayam secara benar. Kementrian Perdagangan dan Kementrian Pertanian tidak pernah merilis data yang valid dan terpercaya mengenai volume, tingkat pertumbuhan yang akurat dan tepat mengenai produksi ayam di Indonesia. Padahal data ini sangat penting bagi sektor perunggasan di Indonesia.
Baca Juga: Manchester City menang tipis atas Crystal Palace dan hasil Liga Inggris pekan ke-27
Selain itu, Surat Edaran Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementrian Pertanian mengenai afkir parent stock (PS) ayam ras broiler dan peningkatan kapasitas pemotongan live bird (LB) tidak dilaksanakan efektif. Sehingga, perusahaan pembibitan PS broiler dan perusahaan integrator tidak melaksanakan pengurangan Day Old Chicken (DOC) Final Stock (FS) yang mengakibatkan peternak mandiri dan peternak rakyat mengalami kerugian dan kebangkrutan. Sebagian besar di antaranya menutup usaha, kehilangan harta untuk membayar hutang produksi dan ada diantaranya yang depresi dan bunuh diri.
Dan biaya produksi yang lebih besar dari harga jual ayam. Persoalan tingginya harga jagung sebagai bahan baku utama pakan ternak masih mendera peternak ayam. Peternak ayam mandiri dan peternak rakyat harus memperoleh jagung bersaing dengan broker dan perusahaan integrator yang memiliki kekuatan modal yang besar.
Situasi ini disebabkan oleh adanya penguasaan di bisnis peternakan mulai dari proses pembibitan, pabrik pakan ternak, produksi obat-obatan dan vitamin ternak, hingga ke proses budidaya ayam konsumsi yang dialkukan perusahaan ayam besar (integrator). Di sisi lain, perusahaan ternak besar juga memasarkan produknya di pasar yang sama yang diakses peternak mandiri dan peternak rakyat.
Baca Juga: Tottenham 3-1 Nottingham Forest: Spurs akhiri rentetan tiga kekalahan beruntun
Permasalahan yang dialami peternak mandiri dan peternak rakyat tersebut mengakibatkan peternak mengalami kebangkrutan, menutup usahanya, beralih profesi, bahkan kehilangan harta dan nyawanya karena tidak mampu menanggung beban yang berat.***
Artikel Terkait
Cegah Heat Stress Pada Ayam Ternak, UGM Ciptakan Aplikasi BroilerX
Kemendag Blokir Ratusan Situs Perdagangan Berjangka, Ada Yang Tawarkan Robot Forex
Komnas HAM Berbalik Melawan Brigadir J? Pihak Brigadir J: Komnas HAM Kok Jadi Begini....
Pengertian Resesi Ekonomi: Gejala Resesi Ekonomi dan Inflasi Sebagai Penyebabnya yang Paling Dikenal
Desa Sabarwangi Pekalongan Gandeng Undip menuju Kampung Iklim
Temu Alumni FPP Undip akan Gelar Penghargaan Abhinaya Jagaddhita
Dosen FPP Undip Gelar Pelatihan Manajemen Pakan untuk Peternak Kambing dan Domba di Blado, Batang