TITIKTEMU.CO-Uang Rp100.000 di dompet Anda mungkin masih terlihat sama. Namun di pasar keuangan, nilainya sedang menghadapi tekanan yang tidak bisa dianggap sepele.
Pada perdagangan Selasa, 30 Juni 2026, nilai tukar rupiah terhadap dolar AS kembali bergerak melemah dan mendekati level psikologis Rp18.000 per dolar AS. Angka yang beberapa tahun lalu terasa jauh, kini semakin dekat di depan mata.
Pergerakan ini menjadi perhatian karena terjadi bersamaan dengan pelemahan pasar saham domestik. Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) juga terkoreksi cukup dalam, menandakan investor sedang menghadapi ketidakpastian yang lebih besar dibanding biasanya.
Baca Juga: Dari Bandung ke Bintang Tiga: Kenaikan Pangkat Kapolda Jabar yang Jadi Sorotan Nasional
Rupiah Bergerak Dekat ke Level Rp18.000
Menjelang siang hari, nilai tukar rupiah berada di kisaran Rp17.883 per dolar AS.
Meski pergerakannya terlihat hanya puluhan rupiah, perubahan kecil seperti ini memiliki dampak besar dalam aktivitas ekonomi. Mulai dari biaya impor, harga bahan baku industri, hingga biaya perjalanan ke luar negeri bisa ikut terpengaruh.
Bagi pelaku usaha yang bergantung pada barang impor, setiap kenaikan nilai dolar dapat meningkatkan biaya operasional. Sementara bagi masyarakat yang berencana menyimpan atau menukar valuta asing, fluktuasi kurs menjadi faktor yang wajib diperhatikan.
Baca Juga: Uang Pensiun Tak Lagi Harus Dicicil? Putusan MK Ini Bisa Mengubah Nasib Banyak Pekerja
Berapa Kurs Dolar di Bank Hari Ini?
Setiap bank memiliki nilai tukar yang berbeda tergantung jenis transaksi yang digunakan.
Di Bank BCA, kurs elektronik atau e-Rate untuk pembelian dolar berada di kisaran Rp17.887 per dolar AS, sementara kurs jual mencapai sekitar Rp17.907.
Sementara itu, Bank Mandiri mencatat kurs khusus di sekitar Rp17.855 per dolar AS. Untuk transaksi melalui teller maupun penukaran tunai, angka yang berlaku dapat berbeda tergantung jenis layanan dan nominal transaksi.
Di Bank BNI, kurs spesial pembelian dolar berada pada kisaran Rp17.887, sedangkan kurs jual tercatat sekitar Rp17.917 per dolar AS.
Perbedaan ini wajar karena setiap bank memiliki mekanisme penentuan kurs masing-masing yang menyesuaikan kondisi pasar dan kebutuhan likuiditas.
Baca Juga: Dari Kursi Menteri ke Balik Jeruji: Kenapa Vonis 10 Tahun untuk Nadiem Makarim Jadi Sorotan Besar?
Artikel Terkait
Sensasi Sport Touring SYM Maxsym TL: Skutik Maxi dengan Performa Menggoda dan Kenyamanan Optimal
LPDP Bikin Kejutan! Daftar Kampus Favorit Dunia Bertambah Jadi 31, Peluang Lolos Makin Menarik?
Masih Nunggu LPDP? 5 Beasiswa S2 Dalam Negeri Ini Diam-Diam Kasih Uang Saku dan Kuliah Gratis
Anak yang Dibesarkan Tanpa Drama Justru Lebih Sulit Hadapi Hidup — Ini Sebabnya
Kota Murah Belum Tentu Hemat: Hasil Perhitungan Pengeluaran Tahunan Saya
Anak Ranking 1 Tapi Tidak Bahagia — Ini Tanda Kamu Salah Prioritas
Dari Kursi Menteri ke Balik Jeruji: Kenapa Vonis 10 Tahun untuk Nadiem Makarim Jadi Sorotan Besar?