Sebagai contoh:
Tahun 2011: Bitcoin sempat jatuh ke USD 2
Tahun 2018: Bitcoin anjlok hingga USD 3.350
Tahun 2022: Bitcoin turun hingga USD 15.000
Namun, setiap siklus penurunan biasanya diikuti dengan fase pemulihan dan kenaikan baru. Meski demikian, tidak ada jaminan bahwa pola tersebut akan selalu terulang dalam waktu dekat.
Baca Juga: Harga Bitcoin Turun di Bawah USD90.000 Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Ini Analisis Indodax
Investor Disarankan Terapkan Strategi Risk-Off
Melihat kondisi pasar saat ini, analis menyarankan investor untuk lebih berhati-hati dan mempertimbangkan strategi risk-off.
Strategi ini meliputi:
Mengurangi eksposur pada aset berisiko tinggi
Menghindari keputusan investasi emosional
Melakukan diversifikasi portofolio
Menunggu konfirmasi tren pasar
Volatilitas tinggi merupakan karakteristik utama pasar kripto, sehingga manajemen risiko menjadi sangat penting..***
Artikel Terkait
Modal Kecil Bisa Untung Besar, Ini 5 Cara Investasi Emas yang Perlu Dicoba
Bingung Mulai Investasi? Ini Perbandingan Saham, Obligasi, dan Reksa Dana untuk Pemula
Apakah Aplikasi SNAI Investasi Aman atau Penipuan? Simak Cara Deposit untuk Profit Harian
Investasi untuk Gen Z Pemula: Mulai dari Mana Biar Nggak Boncos?
Jangan Salah Pilih! 7 Aplikasi Investasi Emas Legal Berizin OJK dan Bappebti
7 Aplikasi Investasi Saham Terbaik dan Aman 2026, Cocok untuk Pemula hingga Trader Aktif