Harga Bitcoin Turun di Bawah USD90.000 Usai The Fed Tahan Suku Bunga, Ini Analisis Indodax

photo author
Achmad Zainur Roziqin, TitikTemu.co
- Jumat, 30 Januari 2026 | 15:44 WIB
Bitcoin turun di bawah USD90.000 usai The Fed menahan suku bunga. (Pinterest @bccrypto)
Bitcoin turun di bawah USD90.000 usai The Fed menahan suku bunga. (Pinterest @bccrypto)

TITIKTEMU.CO - Harga Bitcoin (BTC) kembali melemah dan turun ke bawah level USD90.000 pada Kamis (29/1/2026), menyusul keputusan Federal Reserve (The Fed) yang menahan suku bunga acuan dalam rapat Federal Open Market Committee (FOMC) Januari 2026.

Dalam pernyataan resminya, The Fed memutuskan mempertahankan suku bunga di kisaran 3,50–3,75 persen. Meski keputusan tersebut sudah sesuai dengan ekspektasi pasar, sentimen negatif tetap terasa pada aset berisiko, termasuk pasar kripto.

Berdasarkan data pasar global, Bitcoin sebelumnya sempat menguat dan menembus USD90.000 pada Rabu (28/1), didorong pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menegaskan dirinya tidak mengkhawatirkan pelemahan dolar AS.

Baca Juga: Jadwal Drawing Playoff Liga Champions 2026: Real Madrid dan Inter Milan Masuk Jalur Berbahaya

Namun, kehati-hatian investor institusional masih terlihat jelas. Hal ini tercermin dari arus keluar dana pada produk spot Bitcoin ETF di Amerika Serikat yang mencapai USD147,37 juta dalam satu hari.

Indodax: Pasar Sedang Lakukan Penyesuaian

VP Indodax, Antony Kusuma, menilai pergerakan harga Bitcoin saat ini merupakan respons wajar pasar terhadap kebijakan moneter yang sejatinya telah diantisipasi sebelumnya.

“Keputusan The Fed untuk menahan suku bunga sebenarnya sudah masuk dalam perhitungan pasar. Namun kebijakan ini belum cukup memberikan katalis baru bagi penguatan harga,” ujar Antony.

Ia menambahkan, volatilitas jangka pendek pasca pengumuman FOMC merupakan pola yang sering terjadi di pasar kripto global.

Baca Juga: Harga Emas Tembus Rp3 Juta per Gram, Minat Beli Warga Justru Meningkat

“FOMC biasanya menjadi momen evaluasi bagi investor. Pergerakan harga yang muncul mencerminkan proses penyesuaian pasar terhadap informasi yang sudah dikonfirmasi secara resmi,” jelasnya.

Sentimen Positif Datang dari Adopsi Pemerintah

Di tengah tekanan jangka pendek, sentimen positif justru datang dari sisi adopsi institusional. Negara bagian South Dakota, Amerika Serikat, resmi mengajukan Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan cadangan Bitcoin (Bitcoin Reserve) yang bersumber dari pendapatan pemerintah daerah.

Melalui kebijakan ini, South Dakota berpeluang mengalokasikan hingga 10 persen dari total dana kelolaan negara bagian ke Bitcoin sebagai bagian dari strategi cadangan aset.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Achmad Zainur Roziqin

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X