Akad mudharabah menggunakan sistem bagi hasil. Bank menyediakan modal, sementara nasabah menjalankan usaha. Keuntungan dibagi sesuai kesepakatan awal.
Sedangkan musyarakah merupakan bentuk kerja sama di mana bank dan nasabah sama-sama menanamkan modal dan berbagi risiko serta keuntungan usaha.
Tantangan KUR Syariah
Meski menawarkan banyak keunggulan, KUR syariah masih memiliki beberapa tantangan. Tidak semua bank menyediakan produk ini, terutama di daerah tertentu.
Selain itu, sosialisasi yang belum merata membuat sebagian pelaku UMKM masih belum memahami cara mengaksesnya. Proses analisis usaha juga cenderung lebih teliti.
Jadi, Mana yang Lebih Untung?
Pilihan antara KUR syariah dan KUR konvensional bergantung pada kebutuhan pelaku UMKM. Jika menginginkan kepastian cicilan, transparansi, dan prinsip bebas riba, KUR syariah bisa menjadi pilihan.
Namun, jika akses bank syariah di daerah masih terbatas, KUR konvensional tetap menjadi solusi pembiayaan yang layak dan terjangkau.***
Artikel Terkait
KUR Super Mikro BRI 2025: Solusi Modal Ringan untuk Ibu Rumah Tangga dan Pekerja Ter-PHK Memulai Usaha
Viral! Mantri BRI Ditanya Menteri UMKM Soal KUR, Jawabannya Justru Dapat Pujian
Kasus Korupsi KUR BTN BSD: Tiga Eks Pejabat Didakwa Rugikan Negara Rp13,97 Miliar
Tabel Angsuran KUR BRI 2026 Jadi Acuan UMKM Sebelum Ajukan Pinjaman
Lengkap! Tabel Angsuran KUR BRI Januari 2026, Syarat, Dokumen, dan Cara Pengajuan
Panduan Lengkap KUR 2026: 7 Jenis Kredit Usaha, Plafon, dan Bank Penyalurnya
Bunga KUR 2026 Terbaru: Cara Menghitung Cicilan dan Simulasi AngsuranĀ
Syarat KUR BRI Tanpa Jaminan 2026, Proses Mudah Anti Drama, Bunga Hanya 6 Persen