Saat Pajak Diguncang OTT: Negara, Suap Tambang, dan Sikap Menteri Keuangan

photo author
Leihana, TitikTemu.co
- Rabu, 14 Januari 2026 | 07:05 WIB
OTT KPK bongkar dugaan suap pajak tambang. (Instagram @menkeuri dan @kpk)
OTT KPK bongkar dugaan suap pajak tambang. (Instagram @menkeuri dan @kpk)

TITIKTEMU.CO - Penangkapan sejumlah pejabat pajak di Jakarta oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengguncang ruang publik.

Operasi tangkap tangan ini menyeret dugaan praktik suap pengurangan pajak di sektor pertambangan—sektor yang selama ini dikenal bernilai jumbo dan rawan godaan.

Kasus ini sontak menyita perhatian karena melibatkan pejabat strategis di lingkungan Direktorat Jenderal Pajak.

Baca Juga: BPJS vs Asuransi Kesehatan Swasta, Pilih Mana? Simak Kelebihan dan Kekurangannya

Respons Menteri Keuangan: Pendampingan Hukum

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa merespons kasus tersebut dengan nada hati-hati.

Ia menyatakan pemerintah akan memberikan pendampingan hukum kepada pihak-pihak yang terseret perkara, sembari menunggu proses hukum berjalan.

“Kita akan memberikan pendampingan hukum kepada mereka,” ujar Purbaya saat dimintai tanggapan, Minggu (11/1/2025).

Namun, Purbaya menegaskan belum ingin berkomentar lebih jauh sebelum penyidikan KPK mencapai titik terang.

Baca Juga: Live Action One Piece Season 2 Ungkap Nico Robin dan Bahaya Baroque Works

Dugaan Suap Bermula dari Temuan Rp75 Miliar

KPK mengungkap bahwa kasus ini bermula dari laporan kewajiban Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) tahun pajak 2023 yang disampaikan oleh PT WP pada periode September hingga Desember 2025.

Tim pemeriksa dari KPP Madya Jakarta Utara kemudian melakukan pemeriksaan dan menemukan potensi kekurangan pembayaran pajak yang nilainya tidak main-main—sekitar Rp75 miliar.

Skema “All In” yang Jadi Masalah

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Ken Maesa Pamenang

Sumber: Siaran Pers

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X