PT Wulandari Bangun Laksana Tbk Milik Siapa? Saham BSBK Menguat, Profil, Proyek, dan Kinerja Keuangan Terkini

photo author
Abi Zahy, TitikTemu.co
- Kamis, 4 Desember 2025 | 15:30 WIB
Saham BSBK PT Wulandari Bangun Laksana Tbk mencuri perhatian investor lewat proyek besar Balikpapan Superblock dan kinerja keuangan solid.
Saham BSBK PT Wulandari Bangun Laksana Tbk mencuri perhatian investor lewat proyek besar Balikpapan Superblock dan kinerja keuangan solid.

TITIKTEMU.CO - Kode saham BSBK semakin menarik perhatian para investor ritel di pasar modal Indonesia. S

aham ini merupakan representasi dari PT Wulandari Bangun Laksana Tbk, sebuah perusahaan pengembang properti yang telah mencetak prestasi besar di sektor real estate & properti.

Fokus utama perusahaan ini adalah pengembangan kawasan komersial, hunian, dan proyek terpadu, menjadikannya salah satu pemain utama dalam industri properti Indonesia.

Sejarah dan Perjalanan PT Wulandari Bangun Laksana Tbk (BSBK)

PT Wulandari Bangun Laksana Tbk, yang dikenal dengan kode saham BSBK, memiliki sejarah panjang sejak berdiri pada tahun 1994 dengan nama awal PT Dwipagriya Lestari.

Transformasi identitas menjadi PT Wulandari Bangun Laksana terjadi pada tahun 2002.

Langkah besar terjadi ketika perusahaan resmi melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 9 Juli 2021.

Momen tersebut semakin memperkuat posisi BSBK sebagai pemain besar di sektor properti sekaligus membuka peluang pendanaan untuk ekspansi bisnis.

Proyek Unggulan: Balikpapan Superblock

Salah satu proyek andalan BSBK adalah Balikpapan Superblock, kawasan terpadu modern seluas 14 hektar yang berlokasi strategis di pusat Kota Balikpapan, Kalimantan Timur.

Proyek ini mencakup berbagai fasilitas seperti apartemen, pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, area hiburan, hingga fasilitas umum premium. Kawasan ini dikenal sebagai pusat kegiatan bisnis dan gaya hidup modern di Balikpapan.

Selain Balikpapan Superblock, BSBK juga memiliki portofolio properti yang beragam, termasuk ritel komersial, perkantoran, unit hunian siap huni, ruko/kontrakan, dan area sewa komersial.

Portofolio ini menunjukkan kemampuan perusahaan untuk memenuhi berbagai kebutuhan pasar properti di Indonesia.

Struktur Kepemilikan Saham BSBK

Struktur kepemilikan BSBK cukup terkonsentrasi. Hingga 31 Agustus 2025, Christopher Sumasto Tjia tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan sebesar 39,85%.

Selain itu, terdapat kontribusi dari anggota keluarga terkait serta investor publik yang memiliki porsi signifikan dalam struktur modal perusahaan.

Kinerja Keuangan BSBK yang Menggembirakan

Dalam beberapa tahun terakhir, kinerja keuangan BSBK menunjukkan peningkatan yang signifikan.

Pada tahun 2024, perusahaan berhasil mencatatkan laba bersih sebesar Rp 349,58 miliar dengan EPS (Earnings Per Share) mencapai Rp 13,93. Angka ini melonjak drastis dibandingkan laba bersih tahun 2023 yang hanya mencapai Rp 39,59 miliar.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Abi Zahy

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X