Mendengar penjelasan itu, Menteri Maman kemudian mengajukan pertanyaan pamungkas.
"Saya mau tanya lagi, Mas. Masalah agunan, bagaimana?" tanya Maman.
"Enggak pakai agunan, Pak," jawab Mantri BRI.
Saat Menteri UMKM meneruskan dan mengatakan ia masih sering menerima laporan bahwa ada UMKM yang dimintai agunan saat mengajukan KUR di bawah Rp 100 juta, pihak BRI mengatakan pihaknya tidak pernah meminta agunan pada calon nasabah dengan klasifikasi seperti itu.
Baca Juga: Langit Indonesia Diatur Ulang: DPR Ketuk Palu UU Ruang Udara di Paripurna ke-9
"Yang tidak dimintai agunan yang meminjam dari angka berapa?" imbuh Maman.
"Satu sampai 100 juta," jawab Mantri BRI.
Belum berhenti, Menteri Maman kemudian bertanya lagi tentang kuota KUR. Mantri BRI menjawab bahwa pihaknya memang memiliki kuota, tapi jika habis kuota tambahan masih bisa disediakan untuk UMKM.
Mantri BRI itu lantas mendapatkan pujian khusus dari Menteri Maman karena dinilai dengan tepat dan informatif saat menjelaskan kebijakan pemberian KUR untuk UMKM.
Baca Juga: Geger Semarang: AKBP Basuki Lengser Setelah Tragedi Dosen Untag Menguak Fakta Baru
"Nah ini enak, ini jelas informasinya," puji Menteri Maman.
Dalam kesempatan itu, Maman mensosialisasikan kebijakan baru pemerintah terkait KUR yang berlaku mulai 1 Januari 2026.
Baca Juga: Dokter Tifa Ungkap Tekanan Pemeriksaan Kasus Ijazah Jokowi, Sebut Ada Upaya Meragukan Kompetensinya
Dengan kebijakan itu, debitur bisa mengajukan pinjaman berkali-kali tanpa batasan jumlah pengajuan atau kuota dan dengan bunga flat 6 persen.
Kebijakan itu diharapkan akan semakin memperkuat dan mendorong bisnis UMKM agar semakin bertumbuh besar.
Artikel Terkait
Aturan Baru KUR Perumahan: Purbaya Gulirkan Subsidi Bunga KPR Hingga 10 Persen
Kredit Usaha Rakyat Jadi Penopang Sektor Produksi, BRI Salurkan KUR Rp130,2 Triliun Hingga September 2025
Terinspirasi Kegagalan Tugas Anak, UMKM Tekstil Ramah Lingkungan Asal Bekasi Ini Terus Berkembang Bersama BRI
Pembiayaan KUR BRI Berikan Dampak Positif, Omzet UMKM Naik hingga Double Digit
Didukung Menteri UMKM dan Raffi Ahmad, Program BRI Peduli ‘Yok Kita Gas’ Daur Ulang Sampah Plastik dengan RVM
BRI Perluas Penyaluran KUR Kepada 3,2 juta Debitur UMKM Senilai Rp147,2 T, Dorong Pertumbuhan Inklusif