TITIKTEMU.CO, Jimbaran - Melalui karya-karya uniknya Defria Kirana mampu memadukan keindahan seni tradisional Indonesia dengan sentuhan modern yang penuh warna.
Mulai dari keisengan di masa pandemi, pemuda asal Bali ini menjadukan Haluan Bali kini menjelma menjadi brand sustainable fashion dan telah memasarkannya ke manca negara mulai dari Australia hingga Belanda.
Tak hanya menghadirkan produk-produk yang unik, usaha fashion lokal ini juga mampu memberdayakan sekitar.
Baca Juga: Dompet Raksasa RI Makin Tebal, Uang Beredar Juli 2025 Sentuh Rp9.569 Triliun
Haluan Bali sendiri lahir pada tahun 2020 saat pendirinya yaitu Defria Kirana, berinisiatif membuat jaket yang dapat digunakan di tengah pandemi COVID-19. Produk tersebut dirancang tidak hanya stylish, tetapi juga nyaman, dan mampu menghadirkan semangat positif di tengah suasana penuh duka saat itu.
"Setiap pola kami gambar sendiri, mengangkat tema Nusantara dengan terus konsisten menghadirkan sentuhan warna cerah yang eyecatching. Kebetulan, seiring perkembangan bisnis, selain jaket, kita sudah memproduksi kemeja, dan outer," tutur Defria.
Defria Kirana, pria lulusan IT ini terus memutar otak untuk bisa memberikan nilai tambah produknya kepada pelanggan.
Baca Juga: Persiapan Optimal Menghadapi Ujian Pengetahuan (UP) PPG Dalam Jabatan 2025
Dari situlah lahir konsep ‘Baju Bisa Bicara’, yang membedakan karyanya dari produk fashion lain. Di mana, pada 2021, ia melakukan scale-up dengan menambahkan teknologi Augmented Reality (AR).
“Dengan AR, saat pakaian tersebut di-scan, muncul video yang menjadi medium storytelling untuk mengisahkan Indonesia,” ungkap Defria.
Menariknya, kecintaannya pada teknologi berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap lingkungan. Defria berujar, jika dulu Haluan Bali masih banyak memanfaatkan polyester, kini perlahan ia memilih material yang lebih berkelanjutan, termasuk organic fabric, agar tiap karyanya tidak hanya indah dipakai, tetapi juga ramah bagi bumi.
Baca Juga: Apresiasi BRI Kepada Anggota Paskibraka dan Tenaga Pendukung Paskibraka Nasional
Tak hanya itu, semangat keberlanjutan sosial juga mendorong Defria untuk memberi arti bagi orang-orang di sekitarnya. Ia pun melibatkan para perempuan di Jimbaran dan sekitarnya, mulai dari proses produksi, pemasaran, hingga pengembangan komunitas. Dari sinilah Haluan Bali tumbuh, bukan sekadar brand fashion, melainkan ruang pemberdayaan.
Di sisi lain, Haluan Bali juga terus berupaya membuka akses lebih luas untuk memperkenalkan karya ke panggung nasional. Bahkan, brand ini sempat menjajal peruntungan melalui Program Pengusaha Muda BRILIaN 2023 dan berhasil meraih Juara Harapan 1 berkat inovasi produk serta keunggulan bisnisnya. Melihat potensi tersebut, BRI pun melanjutkan dukungannya lewat UMKM EXPO(RT), yang memberi panggung lebih besar bagi Haluan Bali untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
Artikel Terkait
Hadir di Bandung, BRI Consumer Expo 2025 Berikan Suku Bunga KPR Ringan
BRI Group Raih 3 Penghargaan Prestisius Dari Euromoney Awards for Excellence 2025
Beasiswa Bakti BCA 2025 Dibuka! Ini Syarat, Jadwal, dan Cara Daftar untuk Mahasiswa S1
Tarif Listrik per kWh Mulai 1 September 2025: Pemerintah Pastikan Tidak Ada Kenaikan, Ini Daftar Lengkapnya
Hitung-Hitungan Tunjangan DPR, Antara Angka, Nyinyiran, dan kenyataan di Lapangan
Immanuel Ebenezer: Kalau untuk Saya Cocoknya Motor Apa?
10 Daftar Negara dengan Gaji Guru Tertinggi di Dunia 2025, Cek Perbandingannya dengan Indonesia