TITIKTEMU.CO LOMBOK BARAT- Sebuah video memperlihatkan seorang Kepala Desa di Dopang, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat mengamuk di SDN 1 Dopang.
Dalam video yang diunggah di instagram @memomedsos tersebut, tampak Kepala Desa dengan
menggunakan peci putih membentak-bentak guru dan mengucapkan kata-kata kotor.
Dalam video yang berdurasi 2 menit 50 detik tersebut, Kades melaporkan dan menantang
jika ada yang keberatan dengan sikapnya. Mendapatkan perlakukan yang demikian sejumlah
guru tampak bersabar dan mengucapkan istighfar.
Baca Juga: Cuman 10 Menit, Gerakan Olahraga di Rumah Ini Bisa Mengecilkan Perut Buncit!
Unggahan itu ternyata jadi viral di media sosial. Kapolsek Gunungsari AKP Agus Eka
Artha mengungkapkan bahwa peristiwa tersebut terjadi pada Senin, 19 September 2022
karena kesalahpahaman.
Kades tersebut mengamuk diduga karena adanya aduan orang tua akibat seorang anak yang
dihukum.
Bhabinkamtibnas Desa Dopang Gunungsari melakukan gerak cepat, bersama dengan
Koramil, dan mereka melakukan mediasi.
Baca Juga: Resep Iga Bakar Kecap Makanan Bergizi Penuh Manfaat Bagi Tubuh. Pasti Ketagihan!
Mediasi tersebut dihadiri oleh Dinas Pendidikan Dan Olah Raga Lombok Barat, tokoh
agama, tokoh masyarakat, serta guru dan wali murid.
Diterangkan Agus, murid yang dihukum dan memicu kemarahan Kades tersebut
bukanlah merupakan anak Kades.
"Kades tersebut mengamuk diduga akibat seorang anak yang dihukum oleh gurunya yang
bersekolah di SDN 1 Dopang, Gunungsari, karena aduan dari beberapa orangtua murid dimana anaknya telah dipukul atau dihukum," ungkap Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (21/9/2022).
Baca Juga: Makanan Khas Bandung Colenak Sajian Tape. Tak Hanya Enak, Ternyata Bisa Mencegah Anemia
“Banyak yang menduga itu anak Pak Kades. Tapi bukan, itu anak warganya yang melapor ke
dia,” ungkap AKP Agus.
Agus juga mengimbau agar masyarakat tidak mudah terprovokasi atas isu yang beredar
yang bisa memicu perpecahan.
Artikel Terkait
Gara-gara Kritik Bansos, Kades di Klaten Ini Viral Jadi Pembicara Nasional
KPK Panggil 17 ASN Tersangka Kasus Suap Jabatan Kades di Probolinggo. Bakal Segera Ditahan?
Pendaftaran Calon Guru Penggerak Dibuka 1 September. Guru dan Kepala Sekolah Non ASN Boleh Daftar!
Kepsek ini sukses memimpin 2 SD di Mranggen, Demak. Simak kiatnya dalam mengelola sekolah
Polri Sudah On The Track Usut Kasus Pembunuhan Brigadir J
Tak lama lagi Bjorka akan bongkar kasus Sambo. Juga sediakan hadiah 1.000 dolar terkait kasus tewasnya Munir
Code Helix, Kisah Hacker di Sekolah, Ini Link Nonton Gratis di Vidio