Beredar video oknum Satpol PP diduga memukul Lurah Cabean Semarang

photo author
Teguh Argari Bisono, TitikTemu.co
- Sabtu, 10 September 2022 | 15:04 WIB
Video oknum Satpol PP Kota Semarang sedang bertikai dengan Lurah Cabean beberapa hari yang lalu, beredar di instagram (pic/instagram)
Video oknum Satpol PP Kota Semarang sedang bertikai dengan Lurah Cabean beberapa hari yang lalu, beredar di instagram (pic/instagram)

TITIKTEMU.CO - Pertikaian soal pembongkaran jalan Puspanjolo Timur Semarang berujung sampai adegan pemukulan.

Oknum Satpol PP Kota Semarang diduga telah melakukan pemukulan kepada Lurah Cabean beberapa hari yang lalu.

Keributan itu terekam video yang lantas diunggah di akun instagram @infokejadiansemarang.new. "Ayo beri contoh yang baik warganya, jangan pakai emosi, kalo sesama dinas seperti itu bagaimana dengan warganya?," tulis akun tersebut.

Baca Juga: INFO LOKER : Bank Muamalat Membuka Lowongan Kerja, Berikut Syarat dan Cara Daftarnya

Setelah kejadian itu, Lurah Cabean diberitakan lantas dirawat selama dua hari di RS Tugu Semarang.

Dalam video pertikaian itu, ada suara yang meminta oknum pelaku tersebut dilaporkan ke Polrestabes Semarang.

Terkait bentrok itu. sekitar 60 warga Pusponjolo Timur, Kelurahan Cabean, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah menolak jembatan yang dilakukan oleh Satpol PP Kota Semarang.

Baca Juga: Sinopsis Film Miracle In Cell No.7, Kisah Haru Ayah dan Anak di Penjara, Garapan Hanung Bramantyo

Jembatan yang melanggar Perda Kota Semarang yang dibangun oleh warga setempat. Jembatan yang dibangun itu, telah merusak talud dan terjadi penebangan pohon peneduh jalan, hingga akan dilakukan pembongkaran oleh Satpol PP Kota Semarang.

Unjuk rasa itu dilakukan puluhan warga Pusponjolo Timur dengan berkumpul di jembatan yang dianggap melanggar Peraturan Daerah (Perda) Kota Semarang belum lama ini.

Pembangunan jembatan tersebut digunakan sebagai fasilitas umum. Bahkan pembangunan jembatan tersebut sudah mendapat persetujuan dari RT, RW, Lurah, dan Camat.

Baca Juga: TRENDING DI TWITTER. Tersandung kasus amplop kiai, Suharso Monoarfa dicopot sebagai Ketum PPP

Dengan adanya jembatan tersebut aktivitas warga cukup terbantu. Sebelum dibangun, jembatan tersebut hanya bisa dilewati pejalan kaki. Kalau kendaraan roda dua atau mobil harus pakai jalan yang lain.

Selain itu, adanya jembatan tersebut juga membantu akses masuk mobil pemadam kebakaran jika terjadi kebakaran di permukiman warga Pusponjolo Timur. Jembatan tersebut juga membantu warga untuk keluar masuk permukiman warga.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Teguh Argari Bisono

Sumber: Instagram, Dari Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X