TITIKTEMU.CO REMBANG - Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi, Rabu (13/7) berkunjung ke Rembang dan bertemu dengan sejumlah ulama atau kiai di kabupaten tersebut.
Kediaman KH Ahmad Mustofa Bisri atau yang akrab disapa Gus Mus di Kompleks Pondok Pesantren Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, Jateng menjadi tujuan kunjungan.
Baca Juga: IPW Apresiasi Kapolri yang Bentuk Tim Khusus Kasus Penembakan di Rumah Irjen Ferdy Sambo
Baca Juga: Akun Twitter Ini Pernah Ungkap Perbuatan Terlarang Guru MA di Magelang
Dalam kunjungan tersebut, sejumlah ulama asal Rembang yang turut hadir di kediaman Gus Mus. Seperti KH Zaim Ahmad pengasuh Pondok Pesantren Kauman-Lasem dan Gus Zaimul Umam yang merupakan adik dari KH Baha'uddin Nursalim atau Gus Baha.
Hadir pula Pengasuh Pondok Pesantren Al-Wahdah Lasem, KH Ahfas Hamid Baidlowi atau yang lebih dikenal dengan Gus Ahfas, serta salah satu putra Almarhum KH Maimoen Zubair yakni KH Idror Maimoen atau Gus Idror.
Baca Juga: Jangan Sembarangan Beri Data Pribadi ke Orang lain. Awas Penipuan Terkait Rekening Bank
Usai melakukan pertemuan secara tertutup dengan sejumlah ulama Rembang di kediaman Gus Mus, Kapolda menyampaikan pada wartawan bahwa agenda pertemuan sekadar silaturahmi sekaligus minta didoakan supaya keluarga besar Polda Jateng menjadi polisi yang baik.
"Kita silaturahmi, bareng pejabat utama Polda dengan tokoh agama dalam rangka silaturahmi biasa. Tidak ada niatan apa-apa, minimal Polda Jawa Tengah, berikut keluarga besarnya didoakan menjadi polisi yang baik. Kalau polisinya dapat doa baik saya yakin masyarakat juga akan baik," jelas Irjen Ahmad Luthfi seperti dilansir TITIKTEMU.CO dari akun medos jajaran Polda Jateng.
Ia juga menegaskan, dalam pertemuan selama hampir satu jam setengah itu, tidak ada hal spesifik yang dibahas. Kunjungan tersebut hanya sebatas silaturahmi untuk memperkuat hubungan ulama dengan Umaro.
Baca Juga: Dugaan Match Fixing, Pengaturan Skor Pertandingan Thailand vs Vietnam. Ini yang Dilakukan PSSI
"Tidak ada yang dibahas, hanya ngobrol saja. Karena tugas polisi dengan ulama itu sama, amar maruf nahi mungkar," ujarnya.
Dijelaskan, secara khusus dia memohon doa agar Polri dapat melaksanakan tugas dengan lebih baik sesuai dengan harapan masyarakat.
Kapolda menepis bila kunjungannya dikaitkan dengan kejadian pelecehan santriwati yang terjadi di satu pesantren di Jombang.
Artikel Terkait
Bareskrim Segera Gelar Perkara Dugaan Penyalahgunaan Dana ACT
Karo Penmas Mabes Polri Ungkap Motif Dugaan Penembakan Bharada E ke Brigadir J
Pelecehan Seksual Suporter Bola Terhadap Jurnalis Liputan6.com di Yogyakarta Tuai Kecaman
Menteri Bintang Minta Kasus Pencabulan Santriwati oleh Mas Bechi Segera Dituntaskan!
Pelecehan Seks pada Mahasiswi Terbongkar, Oknum Dosen UNM Dinonaktifkan
Baku Tembak Antar Polisi: Ada Laporan Percobaan Pembunuhan dan Ancaman Kekerasan Terhadap Perempuan