TITIKTEMU.CO, YOGYAKARTA - Para pengelola bank sampah se-DIY ini menggelar aksi edukasi dalam tajuk Bank Sampah Jogja Heboh #2. Edukasi mengenai bagaimana mengelola sampah rumah tangga yang belakangan menjadi isu hangat di Yogyakarta.
Salah satu bentuk aksi yang bakal menarik adalah adanya peragawati yang lenggak-lenggok membawa poster. Poster-posternya berisi kata-kata sebagaimana orang menggelar aksi. Di antaranya mengingatkan agar tidak "nyampah" saat berwisata, terutama di Malioboro sebagai bagian dari Sumbu Filosofi. Juga mengingatkan kondisi TPA Piyungan serta mengingatkan Jogja Darurat Sampah.
Baca Juga: 10 Tempat Wisata Banyuwangi, Salah Satunya Ada Yang Dapat Predikat Asean Clean Tourism City
Peragawatinya mengenakan trashion, busana berbasis sampah. Atau sering dipahami sebagai "busana daur ulang." Busana yang dipakai rancangan anggota Paguyuban Bank Sampah DIY. Dari Bantul, Sleman dan Yogya.
Selain Trashion Show, juga akan ada pergelaran "Wayang Kristal". Wayang yang dibuat dengan memanfaatkan botol minuman bekas. Wayang Kristal bentuk Gunungan, karya Sardi Beib, salah satu anggota Paguyuban ini ada yang diberikan sebagai suvenir kepada Menko Marinves Luhut Binsar Panjaitan saat launching PLTS di Bali, bulan lalu. Juga sebagai cinderamata untuk Dubes Prancis Mr Oliver Chambard di Jakarta.
Baca Juga: INFO LOKER : Kompas Gramedia Butuh Digital Marketing Manager Nih….
"Aksi yang lain berupa berbagai macam pelatihan pengelolaan sampah. Organik maupun anorganik. Sebagaimana aksi serupa di tahun 2020 sebelum pandemi. Aksi yang kami lakukan pada Minggu, 6 November ini memang lanjutan dari aksi Malioboro Resik Lan Ijo tahun 2020. Tema yang kami angkat yakni Aksi Merawat Sumbu Filosofi, Gerakan Seribu Ember Tumpuk, Malioboro Resik Lan Ijo," jelas Sekretaris Paguyuban Bank Sampah DIY Erwan Widyarto.
Aksi ini didukung Kantor Perwakilan Bank Indonesia Yogyakarta. Aksi utama di Teras Malioboro 2 ini, sesuai tema, berupa penyerahan komposter Ember Tumpuk. Penyerahan ke pengelola Teras Malioboro 2 dan warga sekitar Malioboro.
Baca Juga: Pecinta Drama Korea, Cekidot Ada 15 Judul Drakor Terbaru Tayang November 2022
"Tidak hanya kami serahkan. Kami juga akan memberikan edukasi penggunaan Ember Tumpuk untuk mengelola sampah organik. Edukasi langsung diberikan oleh penemu komposter Ember Tumpuk Pak Nasih Widya Yuwono dari Fakultas Pertanian UGM. Tujuan kami, sampah organik tidak dikirim ke TPS dan TPA. Tapi, habis diolah menjadi kompos," tambah Erwan.
Peserta edukasi yang utama adalah para petugas cleaning service di Teras Malioboro 2 dan warga di sekitar Kawasan Sumbu Filosofi Malioboro. Tapi, siapa pun pengunjung Teras Malioboro 2 juga bisa ikut edukasi ini. Lokasi kegiatan berada di Sisi Timur Teras Malioboro 2. Kegiatan edukasi dimulai pukul 08.30 hingga 12.00 WIB, pada tanggal 6 November 2022.
Baca Juga: Sambo kekeh, tegaskan pembunuhan terjadi karena perbuatan Brigadir J terhadap istrinya
"Hanya saja sebelumnya akan digelar senam pagi. Senam jam 06.00 oleh anggota Paguyuban dan warga Kelurahan Suryatmajan. Siapa pun boleh bergabung dalam senam pagi ini. Monggooo bergerak bersama mencari sehat. Setelah senam ikut belajar mengelola sampah. Mengurangi sampah yang dikirim ke TPA," jelas Ketua Panitia Bank Sampah Jogja Heboh #2 Sri Martini.
Sri Martini juga mengingatkan masyarakat yang mau mengikuti "Aksi Merawat Sumbu Filosofi" untuk mematuhi protokol kesehatan. Dengan mengenakan masker, berinteraksi mengikuti Pranatan Anyar Plesiran Jogja.
Baca Juga: Ini dia 7 Bintang Drama Korea Ber-IQ Tinggi. Ada yang Mampu Selesaikan Rubic dalam 40 Detik