Sebelumnya Kepala Dinkes Gunungkidul Dewi Irawaty di Gunungkidul, Selasa, mengatakan berdasarkan penelusuran ada 125 warga yang ikut menyembelih dan mengonsumsi daging sapi yang positif antraks.
Ia mengatakan warga yang diambil sampel darahnya mengalami gejala luka-luka khas antraks. Ada juga yang mengalami diare, mual, pusing, dan sebagainya. Mereka yang bergejala maupun tidak sudah mendapatkan antibiotik sebagai penanganan.***
Artikel Terkait
Waspadai Tanda Paru-Paru Tidak Sehat, Salah Satunya Mengi
Kemenkes Izinkan Masyarakat Gunakan Jenis Vaksin COVID-19 yang Tersedia untuk Lengkapi Dosis
Terinfeksi COVID di masa Endemi ? Tenang, Biaya Pengobatan Tetap ditanggung BPJS Kesehatan
Tips Kulineran Sehat Saat Liburan Nih
Alhamdulillah, Jemaah Haji Sehat, Wajah Ceria Tiba Di tanah Air