Reputasi Masjid Jogokariyan bahkan menembus mancanegara. Relawan dari King Hussein Cancer Centre (KHCC) Yordania pernah berkunjung setelah masjid ini mengirimkan bantuan kemanusiaan secara bertahap.
Dalam berbagai ceramah dan pemaparannya, Ustaz Jazir sering merujuk pada Al-Qur’an surah At-Taubah ayat 18 sebagai landasan manajemen masjid.
Innamâ ya‘muru masâjidallâhi man âmana billâhi wal-yaumil-âkhiri wa aqâmash-shalâta wa âtaz-zakâta wa lam yakhsya illallâh, fa ‘asâ ulâ'ika ay yakûnû minal-muhtadîn
Menurutnya, memakmurkan masjid berarti menggerakkan umat agar salat berjamaah, membangun sinergi sosial, dan menciptakan kekuatan ekonomi bersama.
Tujuan akhirnya adalah menjadikan jamaah sebagai pihak yang menunaikan zakat, bukan sekadar penerima bantuan.
“Sinergitas jamaah yang selalu berjumpa di masjid akan melahirkan kekuatan ekonomi, kemakmuran, dan kesejahteraan bersama,” kata Jazir di setiap kesempatan.
Baginya, kemakmuran masjid adalah jalan menuju kemerdekaan umat, merdeka dari rasa takut, kemiskinan, dan ketergantungan.
Baca Juga: Kemenag Pastikan Optimalisasi Masjid Ramah Pemudik hingga Puncak Arus Balik
Responsif terhadap Isu Nasional
Sosok Jazir juga dikenal responsif terhadap isu nasional. Saat tragedi tenggelamnya KRI Nanggala 402 pada 2021, dia bersama aktivis dan anak-anak masjid menggalang donasi publik untuk membantu negara membeli kapal selam yang lebih layak.
Dalam waktu sepekan, dana sekitar Rp 300 juta berhasil dikumpulkan dan diserahkan kepada Danlanal Yogyakarta. Di luar aktivitas dakwah, Jazir dikenal sebagai tokoh yang produktif dan multitalenta.
Aktivitas di Luar Masjid
Menyelesaikan kuliah di Fakultas Tarbiyah IAIN (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta, lalu melanjutkan ke Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII).
Dia Ia juga aktif sebagai Tim Ahli Pusat Studi Pancasila UGM, Wakil Ketua Pengarah AYODYA DIY, Presiden Direktur BKPAKSI, Komisi Dakwah MUI DIY, pemerhati sejarah dan budaya, hingga konsultan bisnis kuliner.
Ustaz Jazir menikah dengan Dr Ir Sri Aminiyuni Astuti MT dan dikaruniai empat orang anak. Keluarga menjadi fondasi penting dalam perjuangan dakwahnya.
Artikel Terkait
Tradisi Bubur Samin Masjid Darussalam Solo, Bisa Jadi Ikon Wisata Religi
Kemenag Buka Pendaftaran Bantuan Masjid dan Musala 2025, Ini Caranya
Safari Subuh Pemkot Yogya, Wali Kota Ajak Pengurus Masjid Peduli Lansia
Kemenag Buka Bantuan untuk Masjid dan Musholla di 2025, Begini Cara Daftarnya!
Masjid Bersejarah di Indonesia yang Menjadi Ikon Wisata Religi Selama Bulan Ramadan
Spot "War Takjil" Gratis di Masjid Masjid Kota Solo
Jadikan Generasi Berakhlak, Hafidz dan Remaja Masjid Yogya Ikuti Wisata Literasi